Taruhan Melahap 50 Telur, Pria Ini Tewas karena Makan Berlebihan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 05 November 2019 | 12:15 WIB
Taruhan Melahap 50 Telur, Pria Ini Tewas karena Makan Berlebihan
Ilustrasi telur. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria 42 tahun, Subhash Yadav meninggal dunia setelah menyelesaikan tantangan makan 50 telur. Saat itu, Subhash Yadav ditantang taruhan oleh temannya.

Melansir dari Daily Star, kejadian ini bermula saat Yadav bersama temannya pergi ke Pasar Biniganji di India untuk mencari telur pada Senin pagi.

Di tengah perjalanan, Yadav dan temannya tiba-tiba bertengkar hebat. Mereka lalu memutuskan untuk taruhan makan 50 telur.

Jika salah satu dari mereka berhasil menghabiskan 50 telur lebih cepat, akan mendapatkan uang senilai 2.000 Rupee India atau sekitar Rp 370 ribu.

Yadav pun menerima tantangan dari temannya dan mulai melahap telur di depannya. Ketika menelan telur ke-41, Yadav belum merasakan tanda-tanda apapun.

Ilustrasi telur (shutterstockk)
Ilustrasi telur (shutterstock)

Namun, Yadav mendadak merasa mual ketika makan telur ke-42. Yadav tiba-tiba jatuh pingsan ke tanah di tengah pertandingan makan 50 telur.

Warga setempat yang melihat pertarungan itu langsung membawa Yadav ke rumah sakit darurat di Institut Ilmu Kedokteran Pos Pascasarjana Sanjay Gandhi. Sayangnya, Yadav lebih dulu meninggal dunia setelah beberapa saat masuk ke rumah sakit.

Dokter yang menangani kondisi terakhir Yadav pun mengungkap pria 42 tahun itu meninggal dunia akibat makan telur berlebihan.

Polisi juga tidak melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus kematian Yadav. Sementara itu, pihak keluarga juga tidak mau buka suara mengenai kematian Yadav.

Beragam cara mengolah telur menjadi hidangan lezat. (Shutterstock)
Beragam cara mengolah telur menjadi hidangan lezat. (Shutterstock)

Di sisi lain, Yadav juga bukan orang pertama yang meninggal karena makan berlebihan sebelum waktunya. Sebelumnya, seorang pria bernama Travis Malouff (42) meninggal dunia karena konsumsi makanan sampah yang membuat saluran napasnya tersumbat pada 2017 silam.

Seharusnya kasus kematian seseorang karena konsumsi makanan berlebihan dan sembarangan ini bisa menjadi pelajaran dari semua orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Makanan yang Baik untuk mencegah Penyakit Jantung, Apa Saja?

3 Makanan yang Baik untuk mencegah Penyakit Jantung, Apa Saja?

Health | Minggu, 27 Oktober 2019 | 11:15 WIB

Remaja 13 Tahun Meninggal usai Hirup Deodoran Ibunya, Ini Sebabnya!

Remaja 13 Tahun Meninggal usai Hirup Deodoran Ibunya, Ini Sebabnya!

Health | Minggu, 20 Oktober 2019 | 08:10 WIB

Akibat Operasi Bypass Lambung, Wanita Ini Kelaparan 18 Tahun dan Meninggal

Akibat Operasi Bypass Lambung, Wanita Ini Kelaparan 18 Tahun dan Meninggal

Health | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 17:15 WIB

Waspada! Pastikan Telur Lalat Ini Tak Ada di Dalam Makanan Anda

Waspada! Pastikan Telur Lalat Ini Tak Ada di Dalam Makanan Anda

Lifestyle | Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:38 WIB

Terkini

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB