Menkes Terawan Grogi dan Merasa Seperti Bulan Madu Datangi DPR

Silfa Humairah Utami | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 05 November 2019 | 21:52 WIB
Menkes Terawan Grogi dan Merasa Seperti Bulan Madu Datangi DPR
Menteri Terawan dan Ketua IDI Dr. Daeng M Faqih, SH, MH [Suara.com/Risna]

Suara.com - Menkes Terawan Grogi dan Merasa Seperti Bulan Madu Datangi DPR

Usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kementerian Kesehatan RI pertama dengan Komisi IX DPR RI, Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto, SpRad mengaku merasa seperti bulan madu sehingga ia masih grogi alias gugup.

"Grogi namanya pertama kaya masih bulan madu, jadi saya masih agak grogi masih gimana perasaan. Jadi saya masih harus tata perasaan dulu supaya cocok match dengan yang terhormat dari anggota DPR semua supaya sinkron yang memang perlu penyesuaian pertama kali," ujar Menkes Terawan kepada awak media usai RDP di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

Dalam RDP yang berlangsung hampir 7 jam itu, terlihat banyak perdebatan sengit antar sesama anggota DPR saat menyampaikan aspirasinya kepada BPOM, BKKBN, Dirut BPJS, juga termasuk Kementerian Kesehatan. Tak jarang anggota berbicara cukup lantang kepada Menkes, dan bagi Terawan itu bukanlah cecaran.

"Enda' (tidak), beliau nggak nyecar cuma memberi masukan yang baik, dan buat saya itu sangat indah karena akan memperkuat hubungan antara legislatif dan eksekutif," ungkap Terawan.

Mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto itu mengatakan ia memang memiliki beberapa terobosan baru seputar stunting dan BPJS Kesehatan yang akan ia sampaikan lebih lantang para rapat lanjutan, besok Rabu, 6 November 2019 masih bersama Komisi IX DPR.

"Banyak (terobosan) besok kita ungkap, kalau ungkapkan sekarang kan tidak wise karena apa, karena tidak berkaitan dengan lembaga lain, jadi setelah itu kita akan baru ungkapkan karena terobosan itu harus didengar oleh rakyat dulu. Dalam hal ini perwakilannya representatifnya adalah DPR," tuturnya.

Sadar masih ada rapat lanjutan pemilik 'Terawan Theory' itu mengaku masih akan mempelajari terobosan yang akan disampaikannya, menelaah dan menimbang masukan dari anggota parlemen bersama timnya di Kemenkes.

"(Persiapan) belajar, kemudian menerima masukan dari anggota tim kecil yang sudah kita bentuk, apa saja sih beliau-beliau ini maunya, kita cocokkan dengan up to date permasalahan yang ada, itu aja," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapat dengan Komisi IX, Menkes Terawan Banyak Ketemu Pasiennya

Rapat dengan Komisi IX, Menkes Terawan Banyak Ketemu Pasiennya

Lifestyle | Selasa, 05 November 2019 | 16:24 WIB

Mulan Jameela Sekolah SD Hanya 3 Tahun?

Mulan Jameela Sekolah SD Hanya 3 Tahun?

Entertainment | Selasa, 05 November 2019 | 14:03 WIB

Riwayat Pendidikan Mulan Jameela di Situs DPR Janggal, Lulus SD 3 Tahun

Riwayat Pendidikan Mulan Jameela di Situs DPR Janggal, Lulus SD 3 Tahun

News | Selasa, 05 November 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB