Hari Ayah Nasional, Ayah Masa Kini Lebih Dekat dengan Anak

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 12 November 2019 | 13:13 WIB
Hari Ayah Nasional, Ayah Masa Kini Lebih Dekat dengan Anak
Ayah dan Anak. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Ayah Nasional yang diperingati pada 12 November setiap tahunnya, menjadi hari yang penting untuk merayakan peran ayah yang begitu besar bagi tumbuh kembang setiap anak.

Bahkan, di era milenial seperti saat ini, peran ayah mengalami pergeseran menjadi lebih positif dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh psikolog Ajeng Raviando dalam siaran pers yang Suara.com terima.

“Kalau kita bicara generasi baby boomers atau generasi X, keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak belum terlalu banyak. Berbeda dengan generasi-generasi di bawahnya, yakni generasi Y dan Z. Peran ayah sudah lebih besar dibandingkan sebelumnya,” ungkapnya.

Pernyataan ini juga diperkuat dari hasil survei Guesehat. Sebanyak 53 persen ibu mengungkapkan bahwa suami mereka selalu mencari tahu seputar pola asuh dan tumbuh kembang anak. Sebanyak 44,8 persen menjawab kadang-kadang dan hanya 4 persen yang menjawab suami mereka tidak terlibat aktif.

Kemudian terkait peran ayah dalam mengasuh anak, 57,5 persen ibu mengaku suami mereka sangat aktif berperan dan 32,4 persen ibu mengaku suami mereka lebih sering menemani anak bermain. Sedangkan, 4,4 persen ibu mengaku suami mereka memenuhi kebutuhan material anak saja.

Ditambahkan psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S. Psi, kini memang banyak ayah yang lebih banyak terlibat dan mau tahu tentang perkembangan anak-anak mereka. Misalnya, ayah lebih banyak datang ke seminar tentang perkembangan anak atau lebih sering datang ke sekolah untuk memenuhi kebutuhan anak.

Dilihat dari pola pengasuhan anak pun, banyak orangtua, khususnya ayah, sudah mulai meninggalkan gaya pengasuhan otoriter. Mereka cenderung memberikan lebih banyak keleluasaan atau kebebasan kepada anak untuk mengekspresikan diri serta mencoba sesuatu yang baru.

"Gaya pengasuhan mereka cenderung bergaya drone parenting. Mereka lebih banyak mengawasi dari jauh, sehingga anak bebas menjadi diri sendiri. Anak juga lebih banyak diberikan aktivitas tak terstruktur," tambahnya.

Hal ini, lanjut oleh Ajeng, mungkin dipengaruhi oleh cara bekerja di zaman dulu dengan zaman sekarang yang berbeda. Kalau dulu ayah harus ke kantor dari pagi hingga malam, sekarang mereka lebih fleksibel dalam bekerja.

baca juga

"Inilah yang membuat keterlibatan orangtua dengan anak menjadi lebih besar dibandingkan sebelumnya, sehingga terjadi perubahan interaksi maupun emotional bonding dengan anak," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Ayah di Mata Rayi, Nino RAN dan Nicholas Saputra

Sosok Ayah di Mata Rayi, Nino RAN dan Nicholas Saputra

Video | Selasa, 12 November 2019 | 13:06 WIB

Romantis, 5 Seleb Lelaki Ini Punya Kedekatan Spesial dengan Putrinya

Romantis, 5 Seleb Lelaki Ini Punya Kedekatan Spesial dengan Putrinya

Lifestyle | Selasa, 12 November 2019 | 12:17 WIB

Lewat Twitter, SBY Nasihati Agus Yudhoyono di Hari Ayah

Lewat Twitter, SBY Nasihati Agus Yudhoyono di Hari Ayah

News | Selasa, 12 November 2019 | 12:00 WIB

Terkini

2000 Lebih Pasukan Tewas, Houthi Rekrut Pasukan dari Imigran Afrika dan Kelompok Marginal

2000 Lebih Pasukan Tewas, Houthi Rekrut Pasukan dari Imigran Afrika dan Kelompok Marginal

News | Senin, 21 September 2026 | 13:35 WIB

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:31 WIB

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:30 WIB

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:22 WIB

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

×