Kenali Generasi Sandwich, Saat Anda Harus Mengasuh Anak Sekaligus Orangtua

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 16 November 2019 | 15:05 WIB
Kenali Generasi Sandwich, Saat Anda Harus Mengasuh Anak Sekaligus Orangtua
Ilustrasi keluarga tiga generasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kenali Generasi Sandwich, Saat Anda Harus Mengasuh Anak Sekaligus Orangtua

Pernah merasa galau dan dilema disaat bersamaan harus memberi pemahaman kepada orang tua sekaligus mengasuh anak? Tenang, Anda tidak sendiri karena itu berarti Anda masuk kategori generasi sandwich.

Generasi sandwich adalah keadaan di mana kita terhimpit di antara orang tua dan anak yang lebih kecil. Atau sebagai orang tua zaman now dan orang tua zaman old.

"Jadi kita harus ngasuh yang kecil sama ngasuh orangtua kita yang sudah lansia," ujar Psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi dalam 'BincangShopee: Di Balik Kekuatan Keluarga' di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu (16/11/2019).

Nah, kalau sudah begitu pola asuhnya juga harus gunakan sandwich komunikasi, di mana kita harus paham tiap generasi punya kebutuhan yang berbeda. Sebagai ibu kita sedang mengasuh, dan orangtua kita juga ikut mengasuh kita berdasarkan pengalamannya sebagai ibu. Biasanya hal ini juga rentan konflik.

"Makanya perlu adanya teknik komunikasi dengan orang di atas kita, senior yaitu pakai si sandwich komuniasi. Karena basicly sangat susah membicarakan dengan orang yang sudah sepuh untuk tiba-tiba berganti mindsetnya," ungkap Saskhya.

Hal yang dilakukan pertama adalah terima alasan yang diberikan orangtua, ungkap rasa terima kasih telah membantu dan sebagainya. Saat suasana sudah mulai mencair, cobalah keluarkan opini atau sanggahan dengan cara yang baik dan ekspresif.

"Kalau semua oke, kita tutup dengan mengatakan terimakasih ya sudah bantuin, boleh ngga kita minta bantuan. Kenapa kaya gitu? Supaya para orangtua kita ini merasa berharga. Makanya tekniknya yang tadi," jelasnya.

Psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi, bicara tentang pola asuh generasi sandwich. (Suara.com/Dini Afrianti)
Psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi, bicara tentang pola asuh generasi sandwich. (Suara.com/Dini Afrianti)

Sebagai anak, kita juga harus paham pola komunikasi yang seperti apa yang cocok dengan kita. Agar lebih mudah, bisa juga membawa orang tua untuk ngobrol dengan ahli profesional, supaya tidak sekedar opini semata, tapi juga ada bukti ilmiah.

baca juga

Perlu diingat, jika orang tua tetap bersikukuh maka tidak ada salahnya untuk mengatur batasan, seperti ada aturan tertentu di rumah pribadi dan di rumah kakek nenek. Jadi, pisah rumah jadi opsi yang paling memungkinkan.

"Nah, gini kalau pisah rumah itu lebih memudahkan karena kan ketemu kakek nenek sebentar dan cara ngaturnya mudah. Yaudah kalau di kakek nenek batasannya seperti apa di rumah kita seperti apa," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Kakek yang Diabaikan Anak, 'Jika Aku Salah, Mereka Akan Marah'

Kisah Kakek yang Diabaikan Anak, 'Jika Aku Salah, Mereka Akan Marah'

Health | Senin, 04 November 2019 | 18:42 WIB

Orangtua Terlalu Mendikte, Ini Dampaknya pada Anak

Orangtua Terlalu Mendikte, Ini Dampaknya pada Anak

Health | Senin, 04 November 2019 | 15:51 WIB

Ingin Mendongeng Anak, Baiknya Lewat Lisan atau Digital Ya?

Ingin Mendongeng Anak, Baiknya Lewat Lisan atau Digital Ya?

Health | Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Terkini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

×