Orangtua Terlalu Mendikte, Ini Dampaknya pada Anak

Vania Rossa

Senin, 04 November 2019 | 15:51 WIB
Orangtua Terlalu Mendikte, Ini Dampaknya pada Anak
Ilustrasi pola asuh anak. (Shutterstock)

Suara.com - Tak bisa dipungkiri, orangtua kerap meletakkan harapan dan ekspektasi tertentu di pundak anak-anak mereka. Namun, seringkali harapan yang berlebihan ini malah melahirkan pola asuh yang mendikte. Orangtua menjadi sangat terlibat dan mengontrol hidup anak.

Orangtua yang mengontrol hidup anak akan memilihkan semua yang dia anggap sebagai terbaik untuk anaknya, sehingga anak seringkali tak dibiarkan memutuskan sendiri keinginannya.

Para ahli telah lama menyebut bahwa pola asuh yang mendikte anak seperti ini sangat tidak disarankan, karena memberi efek buruk pada anak di kemudian hari. Apa saja? Ini dia dampak pola asuh yang mendikte, seperti dilansir dari The Minds Journal.

1. Memengaruhi kemandirian anak
Orangtua yang terlalu mendikte akan selalu mencoba untuk membentuk, mengendalikan, dan mengevaluasi perilaku anak-anak mereka dengan seperangkat prinsip mereka, dan tidak didasarkan pada potensi, kesulitan, atau minat anak. Anak-anak diberikan sedikit pilihan dan harus mengikuti perintah orangtua.

Pola asuh ini juga membuat anak-anak tidak punya pilihan selain mengikuti aturan orangtua. Orangtua selalu ingin memantau perilaku anak, seperti ke mana mereka pergi, apa yang mereka lakukan, dan siapa teman mereka. Orangtua bahkan mengambil tanggung jawab untuk membuat keputusan untuk anak-anak mereka.

Hal ini tentu akan membuat anak tumbuh dengan tidak memiliki kemampuan untuk membuat pilihan yang masuk akal untuk diri mereka sendiri. Anak-anak tidak memiliki kesempatan untuk memutuskan apa yang mereka inginkan, dan sebagai hasilnya, mereka menjadi kurang percaya diri. Ini meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan menjadi sangat tergantung pada pasangan mereka di kehidupan selanjutnya.
 
2. Memengaruhi harga diri
Penelitian menemukan bahwa dibandingkan dengan anak-anak yang menerima kehangatan dan penerimaan dari orangtua mereka, anak-anak yang selalu dikendalikan oleh orangtuanya kemungkinan akan memiliki harga diri yang lebih rendah.

Orangtua yang kerap mengkritik, mengabaikan, dan meremehkan anak sebagai cara untuk menghukum ketika mereka gagal memenuhi harapan orangtua, akan menghasilkan anak yang bingung dan heran mengenai apa kesalahannya.

Ketika seorang anak menghadapi perilaku keras dalam periode waktu yang lama, harga diri mereka menjadi sangat rendah dan identitas diri mereka terdistorsi. Mereka mulai meremehkan diri mereka sendiri dan tidak memiliki kepercayaan pada diri sendiri.

3. Mengurangi kepuasan hidup anak
Kerap mendikte anak akan secara signifikan mengurangi kepuasan hidup pada anak, di mana mereka merasa tidak bahagia dan sangat tidak puas dengan kehidupan mereka.

baca juga

Kemunduran umum dalam kualitas hidup sering mengakibatkan gejala depresi pada anak. Beberapa peneliti juga menemukan bahwa pola asuh mendikte sangat berkorelasi dengan depresi.

Anak-anak yang dibesarkan oleh orangtua yang suka mengendalikan, cenderung tumbuh menjadi orang dewasa yang manipulatif. Mereka meneruskan teknik manipulatif ini dari orangtua mereka dan menerapkannya pada pasangan mereka atau kemudian mengadopsi ideologi pengasuhan yang sama untuk anak-anak mereka.

Anak-anak ini juga akan gagal belajar menetapkan batasan pribadi di masa dewasa mereka. Ini karena sejak kecil, mereka tidak memiliki batasan pribadi. Mereka diperlakukan sebagai perpanjangan dari keinginan orangtua mereka, di mana batas-batas mereka menyatu dengan orang tua mereka. (Aflaha Rizal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Mendongeng Anak, Baiknya Lewat Lisan atau Digital Ya?

Ingin Mendongeng Anak, Baiknya Lewat Lisan atau Digital Ya?

Health | Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Bagaimana Anda Cari Pasangan Bisa Dipengaruhi dari Kedekatan dengan Ayah

Bagaimana Anda Cari Pasangan Bisa Dipengaruhi dari Kedekatan dengan Ayah

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:30 WIB

Tak Kuat Jadi Orangtua, Pasutri Tega Telantarkan Anak Hingga Kurang Gizi

Tak Kuat Jadi Orangtua, Pasutri Tega Telantarkan Anak Hingga Kurang Gizi

Health | Rabu, 02 Oktober 2019 | 06:15 WIB

Terkini

Saya Raja! Sesumbar Kim Sang-sik Usai Bawa Vietnam Juara Piala AFF 2026

Saya Raja! Sesumbar Kim Sang-sik Usai Bawa Vietnam Juara Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Belum Kantongi Izin Polisi, Duel Persija vs Persib Bisa Batal Digelar di SUGBK

Belum Kantongi Izin Polisi, Duel Persija vs Persib Bisa Batal Digelar di SUGBK

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:31 WIB

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:30 WIB

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:21 WIB

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:15 WIB

×