Jangan Kebiasaan Nonton Film Porno, Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 20 November 2019 | 16:47 WIB
Jangan Kebiasaan Nonton Film Porno, Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi!
Ilustrasi nonton film porno atau film dewasa. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pakar kesehatan seksual menemukan bahwa pria yang mengalami perceraian lebih rentan menderita disfungsi ereksi karena kebiasaan menonton film porno.

Felix Economakis, Psikolog Chartered yang bekerja di NHS selama 8 tahun juga mengatakan pria yang tidak memiliki pasangan maupun tidak merasa puas dengan kehidupan seksual lebih berisiko disfungsi ereksi.

Felix mengatakan hal tersebut setelah melihat sebuah laporan dari klinik di London menemukan bahwa 80 persen pria yang bercerai mengalami disfungsi ereksi.

Penelitian tersebut dilakukan oleh Market Research Society kepada 1.000 pria yang bercerai di Inggris dan mengalami masalah kehidupan seksual dengan pasangannya.

Hasilnya, lebih dari setengah pria mengaku telah berjuang dengan kondisinya yang mengalami disfungsi ereksi setiap melakukan hubungan seksual.

"Alasan pertama adalah mereka cenderung tidak memiliki kehidupan seks atau tidak pernah merasa puas. Maksudnya, mereka merasa tidak terampil dan tidak percaya diri dalam urusan ranjang," ujar Felix dikutip dari Daily Star.

Ilustrasi disfungsi ereksi (shutterstock)
Ilustrasi disfungsi ereksi (shutterstock)

Felix juga mengatakan pria yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya juga bisa memengaruhi kehidupan seksualnya.

"Alih-alih hubungan seks sebagai kegiatan spontan dan santai. Pria-pria seperti itu justru menganggap hubungan seks hanya menambah pekerjaan," ujarnya.

Faktor lain yang menyebabkan laki-laki mengalami disfungsi ereksi karena kebiasaan menonton film porno untuk menyalurkan hasrat seksualnya.

baca juga

Menonton film porno telah diidentifikasi sebagai masalah yang menyebabkan disfungsi ereksi. Sebuah penelitian pada 2017 menemukan bahwa hal itu menyebabkan pria menjadi tidak tertarik dalam berhubungan seks.

Saat pertemuan tahunan American Urological Association di Boston, para peneliti menuding bahwa film porno memiliki efek seperti narkoba yang membuat penontonnya ketagihan.

Menurut peneliti dr. Matthew Christman, perilaku seksual mengaktifkan sirkuit di otak yang sama ketika seseorang mengalami kecanduan narkoba. Hal itu bisa mengakibatkan aktivitas atau perilaku berulang.

"Khususnya pornografi telah terbukti sebagai stimulus dari sirkuit ini yang mungkin disebabkan oleh perilaku menonton gambar atau membaca novel porno berulang-ulang yang lebih membangkitkan gairah seksual," jelas dr. Matthew Christman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Diabetes Rentan Alami Masalah Disfungsi Ereksi? Ini Kata Pakar!

Pasien Diabetes Rentan Alami Masalah Disfungsi Ereksi? Ini Kata Pakar!

Health | Senin, 18 November 2019 | 22:02 WIB

Jadi Kontroversi, Penulis Berhijab Ini Tekankan Pembahasan Seks After Birth

Jadi Kontroversi, Penulis Berhijab Ini Tekankan Pembahasan Seks After Birth

Health | Rabu, 13 November 2019 | 06:05 WIB

Latihan Ini Bisa Atasi Disfungsi Ereksi Hingga Ejakulasi Dini, Mau Coba?

Latihan Ini Bisa Atasi Disfungsi Ereksi Hingga Ejakulasi Dini, Mau Coba?

Health | Sabtu, 09 November 2019 | 18:39 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×