Pasien Diabetes Rentan Alami Masalah Disfungsi Ereksi? Ini Kata Pakar!

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 18 November 2019 | 22:02 WIB
Pasien Diabetes Rentan Alami Masalah Disfungsi Ereksi? Ini Kata Pakar!
ilustrasi disfungsi ereksi pada pasien diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Diabetes Rentan Alami Masalah Disfungsi Ereksi? Ini Kata Pakar!

Pasien diabetes tak hanya memiliki masalah kesehatan jangka panjang, tetapi juga urusan di ranjang.

Menurut Ketua Persatuan Diabetes Indonesia atau Persadia wilayah Jabodebek, Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, masalah tersebut disebabkan oleh dua hal.

Pertama adalah karena masalah neuropati dan kedua, karena penyempitan pembuluh darah.

"Potensi itu sebenarnya karena neuropati. Bagian dalam orang yang impotensi itu karena ada neuropati. Kedua karena pembuluh darah menyempit sehingga suplai darah ke saraf maupun ke saluran kelamin itu menyempit dua hal itu yang menimbulkan potensi (disfungsi ereksi)," tutur Mardi saat ditemui media dalam acara 'Penderita Diabetes Berisiko Tinggi Neuropati, Cegah Sekarang untuk Tingkatkan Kualitas Hidup' di Jakarta, Senin, (18/11/2019).

Neuropati sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk gejala gangguan atau penyakit pada saraf di tubuh. Gejala neuropati pada penderita diabates bisa berupa perasaan kebas, kesemutan, rasa terbakar dan rasa sakit.

Mardi melanjutkan, biasanya masalah tersebut terjadi pada pasien yang sudah lima tahun menderita diabetes.

"Biasanya pada penderita diabetes yang sudah lama di antara 5 tahun dia menderita diabetes, jadi kemampuan seksnya menurun salah satunya ejakulasi dini," tuturnya.

Apa itu Neuropati Diabetes?

baca juga

Sebagian besar penderita diabetes memiliki risiko mengalami masalah komplikasi salah satunya neuropati diabetes.

Menurut Mardi, kadar gula yang tinggi dalam tubuh pasien diabetes dapat melemahkan dinding pembuluh darah yang memberikan nutrisi ke sel saraf, yang pada akhirnya merusak sel saraf.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

"Hal itu menyebabkan penderita diabetes memiliki risiko tinggi terkena kerusakan saraf tepi atau neuropati perifer. Jika diabetes dan kerusakan saraf tidak segera ditangani sedini mungkin, maka akan mencapai tahap krusial, sehingga kelainan saraf tersebut makin sulit untuk dapat pulih seperti semula," katanya.

Sesuai data dari International Diabetes Federation atau IDF 2017, 50 persen penderita diabetes berisiko terkena gejala neuropati.

Untuk itu P&G Health melalui Neurobion mengadakan acara pencegahan neuropati terutama bagi penderita diabetes melalui edukasi lewat vitamin neurotropik. Vitamin tersebut mengandung kombinasi vitamin B1, B6 dan B12 yang dipercaya dapat mengurangi gejala neuropati secara signifikan dalam tiga bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Ingatkan Bahaya Koma Diabetes, Ini Penyebabnya

Ahli Ingatkan Bahaya Koma Diabetes, Ini Penyebabnya

Health | Senin, 18 November 2019 | 21:00 WIB

Tetap Bisa Makan Sehat Walau saat Hangout, Ini Tipsnya

Tetap Bisa Makan Sehat Walau saat Hangout, Ini Tipsnya

Video | Senin, 18 November 2019 | 09:00 WIB

Waspada sebelum Terlambat, 6 Peringatan Dini Kadar Gula Darah Tinggi

Waspada sebelum Terlambat, 6 Peringatan Dini Kadar Gula Darah Tinggi

Health | Minggu, 17 November 2019 | 17:21 WIB

Terkini

Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam

Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami

Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya

Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto

Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!

Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

×