Keuntungan Makanan Pedas, Tingkatkan Metabolisme hingga Redakan Depresi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Keuntungan Makanan Pedas, Tingkatkan Metabolisme hingga Redakan Depresi
Ilustrasi makanan pedas (Shutterstock)

Penyuka makanan pedas akan mendapatkan 5 keuntungan ini.

Suara.com - Meski mengenakkan, ada beberapa orang yang tidak suka makanan pedas. Salah satu alasannya adalah takut asam lambung naik. Padahal pernyataan ini justru kurang tepat.

"Kebanyakan orang yang mengalami masalah refluks atau gastro tidak makan makanan pedas karena mereka khawatir itu akan membuat kondisi menjadi lebih buruk. Nyatanya makan makanan pedas sebenarnya dapat menurunkan produksi asam," tutur Bonnie Taub-Dix , RD, pencipta Better Than Dieting dan Read it Before You Eat It.

Tidak hanya itu, melansir Womens Health Magazine, makan makanan pedas juga memiliki berbagai keuntungan.

1. Meningkatkan metabolisme

Taub-Dix mengatakan cabai mengandung senyawa aktif capsaicin yang membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Meski begitu ia tidak akan mengandalkan konsumsi makanan pedas sebagai cara penurunan berat badan.

"Jika Anda makan sesuatu yang tidak begitu sehat, menambahkan saus pedas di atasnya, maka tidak akan menurunkan berat," tutur Taub-Dix.

Ilustrasi makanan pedas. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi makanan pedas. (Dok : Istimewa)

2. Mengatasi keinginan konsumsi gula

"Setelah merasakan makanan pedas, biasanya Anda tidak ingin makan kue sesudahnya. Aku punya pasien yang mengatakan, ketika mereka mengonsumsi saus cabai, mereka akan puas," katanya lagi.

3. Mengurangi peradangan

Taub-Dix mengatakan capsaicin memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

"Kita tahu mengurangi peradangan memiliki efek positif dalam memerangi masalah jantung dan kanker," katanya.

ilustrasi menjilat jari setelah makan. makan pedas, makanan pedas [shutterstock]
ilustrasi menjilat jari setelah makan. makan pedas, makanan pedas [shutterstock]

4. Meningkatkan libido

Menurut Taub-Dix, mengonsumsi makanan pedas meningkatkan testosteron, hormon yang terikat pada libido.

Satu studi dari jurnal Physiology and Behavior menemukan bahwa mereka yang tertarik pada makanan pedas memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi.

5. Mengurangi gejala depresi

Taub-Dix mengatakan makanan pedas dapat melepaskan neurotransmitter serotonin di otak, yang membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi depresi.

Tapi, perlu diingat bahwa masalah kesehatan mental dapat melemahkan jika tidak ditangani. Jadi, cari bantuan profesional jika Anda merasa ada masalah, dan jangan mengandalkan makanan pedas sebagai obat penyembuh.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS