Kasus Bunuh Diri Lebih Sering Terjadi pada Pria, Mengapa Demikian?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 28 November 2019 | 14:25 WIB
Kasus Bunuh Diri Lebih Sering Terjadi pada Pria, Mengapa Demikian?
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock)

Suara.com - Bunuh diri adalah masalah yang sangat sensitif dan kompleks dengan banyak penyebab. Kita sendiri tidak pernah bisa sepenuhnya mengetahui alasan di baliknya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat hampir 40% dari beberapa negara memiliki lebih dari 15 kematian akibat bunuh diri per 100 ribu pria, hanya 1,5% terjadi pada wanita.

Bahkan, di Amerika Serikat sendiri, pria 3,5 kali lebih mungkin melakukan bunuh diri daripada wanita.

Meski wanita lebih rentan terhadap depresi, dan juga lebih kemungkinan bunuh diri juga, tetapi metode yang digunakan pria seringkali lebih ganas. Membuatnya lebih mungkin berhasil sebelum siapa pun dapat mencegahnya.

Sebuah studi terhadap 4.000 lebih pasien rumah sakit yang terlibat dalam tindakan melukai diri sendiri menemukan, pria memiliki tingkat niat bunuh diri yang lebih tinggi daripada wanita.

Ilustrasi lelaki depresi (Shutterstock)

Berdasarkan BBC, salah satu faktor risiko kunci dari kasus ini adalah komunikasi. Selama beberapa generasi, banyak masyarakat mempertahankan stigma bahwa "laki-laki harus kuat".

Ia menambahkan, masyarakat juga mengondisikan anak laki-laki sejak usia sangat muda untuk tidak mengekspresikan emosi, karena itu berarti mereka lemah.

Selain itu, cara komunikasi antar orangtua dan anak juga memengaruhi. "Para ibu berbicara lebih banyak kepada anak perempuan mereka daripada anak laki-laki," tutur Mara Grunau, direktur eksekutif di Pusat Pencegahan Bunuh Diri di Kanada.

Tetapi pria mungkin kurang mengakui ketika mereka merasa sedih, baik kepada diri mereka sendiri, teman, atau dokter umum.

Peneliti juga menilai laki-laki lebih jarang mencari bantuan untuk menyembuhkan kesehatan mental mereka. Alih-alih mencari bantuan melalui sarana kesehatan yang sudah ada, beberapa pria mungkin berusaha mengobati diri sendiri dan ini tentu berbahaya.

Ilustrasi depresi (shutterstock)
Ilustrasi depresi (shutterstock)

"Cenderung ada lebih banyak penggunaan narkoba dan alkohol di antara pria, yang mungkin mencerminkan kesulitan yang mereka rasakan. Tapi kita tahu bahwa hal itu menambah masalah bunuh diri," tutur psikolog Jill Harkavy-Friedman, wakil presiden penelitian untuk American Foundation for Suicide Prevention.

Padahal, minum alkohol dapat memperparah depresi dan meningkatkan perilaku impulsif. Perilaku mengonsumsi alkohol juga merupakan faktor risiko untuk bunuh diri.

Memang tidak ada perbaikan langsung untuk masalah kompleks ini. Tapi sejumlah program, kebijakan, dan organisasi nirbala telah membuat terobosan.

Di Australia misalnya, kelompok pencegahan kesehatan mental dan bunuh diri berusaha mengubah paradigma budaya. Caranya antara lain memberlakukan R U OK Day ( hari nasional yang didedikasikan untuk mengingatkan masyarakat agar speak-up pada orang sekitar untuk menjaga kesehatan mental), mendorong pendekatan menggunakan prinsip shoulder-to-shoulder dan Mates in Construction (hotline untuk krisis kejiwaan dan dorongan bunuh diri).

"Secara keseluruhan, ada penekanan pada 'membuatnya tidak masalah bagi pria untuk berbicara tentang perasaan mereka', dan itu diakui sebagai tanda kekuatan," kata O'Driscoll.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Sebut Sekuriti yang Tewas di Kantor OJK karena Masalah Utang

Polisi Sebut Sekuriti yang Tewas di Kantor OJK karena Masalah Utang

News | Kamis, 28 November 2019 | 13:34 WIB

Satpam yang Tewas Gantung Diri di Kantor OJK Ternyata Buruh Outsourcing

Satpam yang Tewas Gantung Diri di Kantor OJK Ternyata Buruh Outsourcing

News | Kamis, 28 November 2019 | 12:17 WIB

Agar Hubungan Tetap Langgeng, Begini Cara Membantu Pasangan yang Depresi

Agar Hubungan Tetap Langgeng, Begini Cara Membantu Pasangan yang Depresi

Health | Rabu, 27 November 2019 | 15:06 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB