Apel Impor Dilapisi Lilin Biar Awet? Ini Kata Produsen

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 06 Desember 2019 | 08:05 WIB
Apel Impor Dilapisi Lilin Biar Awet? Ini Kata Produsen
Buah apel dalam jaring. (Shutterstock)

Suara.com - Apel Impor Dilapisi Lilin Biar Awet? Ini Kata Produsen

Beberapa waktu lalu Indonesia sempat dihebohkan dengan penggunaan lilin sebagai lapisan untuk mengawetkan apel-apel impor di supermarket. Pemberitaan ini sempat membuat banyak orang khawatir, karena pasalnya lilin cukup berbahaya jika masuk ke tubuh.

Selain agar tahan lama, lilin digunakan agar apel semakin terlihat menarik dan warnanya tidak kusam. Sehingga tampilannya tetap baik, dan tidak tercemar karena banyak dipegang oleh pembeli.

Bagaimana dengan merk apel yang cukup populer asal Amerika, Washington Apple yang punya kualitas terbaik dan penampilannya yang menarik, karena selalu nampak segar. Apakah juga menggunakan lilin?

Hal ini langsung dibantah President of Washington Apple Commission, Todd Fryhover yang membenarkan apelnya dilapisi bahan pelindung agar nampak menarik, tapi bukan lilin. Melainkan wax yang bernama Carnauba sejenis lilin alami yang terbuat dari daun kelapa, atau lak yang berasal dari sekresi lac kumbang. Bentuknya seperti madu lebah, berwarna bening.

"Kalau buah tidak bisa diawetin, tapi apel ini sudah di eksport ke 60 negara, jadi aman. Kita bukan kasih lilin wax artinya lapisan. Jadi yang dilapisan namanya carnauba, bukan lilin, tapi wax," ujar Todd di Grand Hyatt, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Lapisan lilin alami ini aman dikonsumsi, jadi tidak harus lebih dulu dikerok untuk menyingkirkan pelindungnya. Bahkan jenis wax carnauba ini kerap dipakai pada cokelar dan mentimun agar terlihat lebih segar.

"Jadi bukan itu (lilin) tapi dari Carnauba, dan itu sebenarnya dipakai di cokelat juga. Jadi sebenarnya untuk supaya fresh, karena di supermarket di pegang orang banyak, supaya jangan sampai kotor," tutur Todd.

baca juga

Todd menambahkan, karena ada pelindung tidak lantas apel-apel ini tidak dibersihkan. Wajib dibersihkan mengingat apel kerap dipegang konsumen, dan dari sana bisa terkontaminasi kuman. Cara membersihkannya, cukup dibilas dengan air secukupnya, tanpa dikerok atau dibersihkan lapisan pelindungnya.

"Aman, nggak usah dibersihkan (pelindungnya), karena di supermarket dipegang-pegang orang jadi sebaiknya dicuci," imbuhnya

Todd juga menjelaskan pada dasarnya secara alami saat tumbuh, apel segar menghasilkan lapisan lilin untuk melindunginya. Tapi pada proses pengemasan apel akan dicuci untuk menghilangkan kuman dari kebun, kemudian dilapisi wax. Lapisan wax ini diberikan agar apel tidak kehilangan kelembaban dan kerenyahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Apple Washington Puluhan Tahun Bertahan di Indonesia, Apa Ya?

Rahasia Apple Washington Puluhan Tahun Bertahan di Indonesia, Apa Ya?

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2019 | 19:24 WIB

Setahun Berjalan, Operasi Mantap Brata Pengamanan Pemilu Selesai

Setahun Berjalan, Operasi Mantap Brata Pengamanan Pemilu Selesai

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 10:42 WIB

Jerawat di Pantat Sungguh Mengganggu, Coba Manfaatkan 3 Bahan Alami Ini

Jerawat di Pantat Sungguh Mengganggu, Coba Manfaatkan 3 Bahan Alami Ini

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:20 WIB

Terkini

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

×