Waspada Pola Asuh Keliru, Berikut 5 Tanda Anak Berkarakter Manja

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 13 Desember 2019 | 15:00 WIB
Waspada Pola Asuh Keliru, Berikut 5 Tanda Anak Berkarakter Manja
Ilustrasi anak marah. (Shutterstock)

Suara.com - Anak memang membutuhkan perhatian dari para orang terdekatnya dan lingkungan sekitar. Tapi, terkadang pola pendidikan yang keliru membuat anak menjadi manja dan serba sulit diatur.

Pola asuh orangtua yang tidak pernah bisa menetapkan batasan, membuat anak juga tidak pernah bisa menetapkan batasan. Alhasil, semua yang si anak inginkan harus serba dituruti.

Lalu apa saja tanda-tanda anak manja? Ini dia yang perlu orangtua waspadai, seperti dikutip Huffpost, Jumat (13/12/2019).

1. Jika orangtua berkata 'tidak', anak malah membuat ulah

Semua anak memang akan mengungkapkan kekecewaannya ketika mereka tidak dituruti. Nah, anak manja biasanya sulit menerima hal ini, dan biasanya mereka akan marah. Marah atau tantrum di usia tertentu mungkin termasuk dari bagian perkembangan anak, tapi jika hal ini tidak juga berubah hingga ia besar, mungkin ia masuk kategori sebagai anak yang terlanjur dimanja.

2 Tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki.

Anak manja mungkin memiliki semua mainan dan pakaian yang diinginkan, tapi mereka tidak pernah puas dengan apa yang didapatkan.

"Karena mereka punya semuanya, mereka cenderung tidak menghargai dan sedikit lebih serakah," ungkap Michele Borba, seorang psikolog pendidikan.

3. Berpikir dunia berputar di sekitar mereka

baca juga

Anak-anak manja akan cenderung egois, dan tidak peduli dengan ketidaknyamanan orang lain. Jadi, biasanya mereka selalu mementingkan dan memikirkan diri sendiri dibanding orang lain.

"Mereka juga selalu merasa berhak mendapatkan bantuan khusus," imbuh Borba.

4. Menuntut dengan dengan cepat

Karena tidak diajarkan batasan, anak-anak manja ini tidak punya kontrol diri atau kesabaran. Sehingga saat mereka menginginkan sesuatu, maka mereka harus mendapatkannya saat itu juga atau sekarang.

"Biasanya orangtua lebih mudah menyerah daripada menunda permintaan anak," jelas Borba lagi.

5. Tidak bisa menerima kekalahan

Kebanyakan anak memang tidak suka dengan kekalahan, baik itu dalam permainan atau kompetisi. Sayangnya, kebanyakan anak manja sulit mengelola hal itu, dan tidak bisa menerima kekalahan.

"Jika anak selalu menyalahkan orang lain atas kinerja buruknya, dan hanya mendapatkan pujian untuk semua orang yang mereka lakukan, mungkin anak tersebut adalah anak yang manja," jelas terapis Virginia Williamson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecanduan Gadget pada Usia Dini Semakin Menghawatirkan

Kecanduan Gadget pada Usia Dini Semakin Menghawatirkan

Your Say | Rabu, 11 Desember 2019 | 13:57 WIB

Pola Asuh Orangtua Wajib Perhatikan Isi Piring Anak, Apa Alasannya?

Pola Asuh Orangtua Wajib Perhatikan Isi Piring Anak, Apa Alasannya?

Health | Senin, 09 Desember 2019 | 21:50 WIB

Orangtua Terlalu Mendikte, Ini Dampaknya pada Anak

Orangtua Terlalu Mendikte, Ini Dampaknya pada Anak

Health | Senin, 04 November 2019 | 15:51 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×