Terapi Hormon Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 19 Desember 2019 | 12:22 WIB
Terapi Hormon Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Alasannya!
Ilustrasi kanker payudara. [shutterstock]

Suara.com - Ada beberapa bentuk terapi pergantian hormon yang bisa meningkatkan atau menurunkan risiko kanker payudara.

Sebuah penelitian menemukan wanita yang mengonsumsi obat hormon estrogen, sekitar 23 persen lebih rendah mengembangkan penyakit tersebut. Bahkan risiko mereka meninggal akibat tumor payudara 44 persen lebih rendah.

Para ilmuwan dari University of California mengatakan pengobatan alternatif yang menggabungkan estrogen dan progestin mungkin berbahaya.

Wanita dengan bentuk yang lebih umum ini memiliki kemungkinan 29 persen lebih tinggi untuk mengembangkan kanker payudara daripada mereka yang menggunakan plasebo.

Rata-rata wanita mengalami menopause pada usia 55 tahun dengan gejala umum termasuk hot flushes, perubahan suasana hati dan hilangnya hasrat seksual.

Sekitar satu juta wanita di Inggris menggunakan obat hormon HRT untuk membantu mereka mengatasi gejala tersebut dan meningkatkan kesehatan tulang.

Para peneliti yang dipimpin oleh Prof. Rowan Chlebowski telah menganalisis pada 27 ribu wanita pascamenopause yang berusia 50 hingga 79 tahun.

Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Mereka yang telah menjalani histerektomi menerima estrogen atau plasebo selama 7,2 tahun dan dipantau selama 16,1 tahun. Sedangkan mereka yang memiliki uterus utuh diberi diberi terapi kombinasi atau plasebo selama 5,6 tahun dan dilacak selama 18,3 tahun.

Sebuah studi Lancet awal tahun ini menemukan kedua bentuk HRT meningkatkan risiko kanker payudara selama lebih dari satu dekade setelah pengobatan berakhir.

baca juga

"Kami telah lama mengetahui bahwa bentuk-bentuk HRT tertentu dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Studi ini juga mewarkan wawasan baru tentang bagaimana berbagai jenis HRT dapat memengaruhi risiko ini dengan cara berbeda," jelas Baroness Delyth Morgan dikutip dari The Sun.

Penelitian ini pun menunjukkn bahwa HRT yang mengandung estrogen bisa mengurangi risiko kanker payudara pada wanita yang telah menjalani histerektomi.

Dr. Melanie Davies dari University College London Hospitals mengatakan estrogen dan progestin memiliki efek berlawanan pada payudara. Sehingga kombinasi HRT standar meningkatkan risiko kanker payudara.

Sebaliknya, konsumsi HRT hanya dengan kandungan estrogen bisa mengurangi risiko kanker payudara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Obat Pencegah Kanker Payudara, Manfaatnya Terasa Lebih Lama pada Wanita

Ada Obat Pencegah Kanker Payudara, Manfaatnya Terasa Lebih Lama pada Wanita

Health | Minggu, 15 Desember 2019 | 18:55 WIB

Penyebab Tumbuhnya Kumis dan Rambut Panjang di Tubuh Wanita

Penyebab Tumbuhnya Kumis dan Rambut Panjang di Tubuh Wanita

Health | Senin, 09 Desember 2019 | 13:46 WIB

Penyebab Tingginya Kadar Testosteron pada Wanita, Salah Satunya PCOS

Penyebab Tingginya Kadar Testosteron pada Wanita, Salah Satunya PCOS

Health | Senin, 09 Desember 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Kisah Korban KMP Virgo Transport 8: Kapal Miring Mirip Titanic, Sopir Kediri Bertahan Pakai Galon

Kisah Korban KMP Virgo Transport 8: Kapal Miring Mirip Titanic, Sopir Kediri Bertahan Pakai Galon

Jatim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Optimalkan Layanan Transportasi Publik, Tiga Rute Mikrotrans Dirombak per 17 Oktober 2026

Optimalkan Layanan Transportasi Publik, Tiga Rute Mikrotrans Dirombak per 17 Oktober 2026

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:51 WIB

HUT ke-45 Warkaban di TMII Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Pengukuhan Pengurus Baru

HUT ke-45 Warkaban di TMII Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Pengukuhan Pengurus Baru

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Mengenal Urban Rainfall Effect: Alasan Ilmiah Kenapa Hujan di Perkotaan Jauh Lebih Ekstrem

Mengenal Urban Rainfall Effect: Alasan Ilmiah Kenapa Hujan di Perkotaan Jauh Lebih Ekstrem

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Reaksi Mees Hilgers Usai Timnas Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Mees Hilgers Usai Timnas Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:30 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:28 WIB

5 Kesalahan Memilih Sepatu Jalan yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kaki Cepat Nyeri

5 Kesalahan Memilih Sepatu Jalan yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kaki Cepat Nyeri

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari

Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari

Batam | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persija Jakarta Kejar Poin Penuh di Bantul Tanpa Beban Rekor Sempurna

Persija Jakarta Kejar Poin Penuh di Bantul Tanpa Beban Rekor Sempurna

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:16 WIB

×