Penyebab Tumbuhnya Kumis dan Rambut Panjang di Tubuh Wanita

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 09 Desember 2019 | 13:46 WIB
Penyebab Tumbuhnya Kumis dan Rambut Panjang di Tubuh Wanita
Ilustrasi wanita berkumis (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar perempuan pasti memiliki rambut halus dan terlihat samar di bagian wajah maupun tubuhnya. Namun pada beberapa wanita, rambut ini terlihat lebih tebal serta kasar.

Inilah yang disebut dengan hirsutisme. Kondisi yang membuat perempuan memiliki rambut di bagian-bagian yang tidak diinginkan, misalnya dada serta punggung.

Sekitar setengah dari perempuan dengan hirsutisme juga mengalami kelebihan hormon androgen, terutama testosteron. Ini adalah hormon yang memicu perkembangan fisik dan seksual pada laki-laki.

Kadar testosteron yang tinggi pada perempuan dapat merangsang kelenjar rambut secara berlebihan. Berdasarkan WebMD, hirsutisme disebabkan oleh 3 hal.

1. Genetik

Terkadang hirsutisme menurun di dalam keluarga. Jika sang Ibu atau saudara perempuan Anda mengalaminya, besar kemungkinan Anda juga sama.

Kondisi ini juga umum pada perempuan di Timur Tengah, Asia Selatan, dan Mideterania.

Ilustrasi jerawat saat menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan memiliki jerawat (Shutterstock)

2. Hormon

Dalam banyak kasus, kondisi ini berkaitan dengan tingginya hormon laki-laki (androgen, terutama testosteron).

Secara alami, perempuan memang sudah memilikinya di dalam ovarium. Namun kadarnya lebih sedikit daripada estrogen.

Selain tumbuhnya rambut, gejala hirsutisme yang disebabkan oleh banyaknya hormon androgen antara lain kulit berminyak, jerawat, rambut rontok ,payudara kecil dan suara yang lebih dalam.

3. Obat-obatan

Beberapa obat dapat memengaruhi kadar hormon dalam sistem tubuh Anda. Misalnya, obat yang mengandung hormon seperti steorid anabolik, obat yang memicu pertumbuhan rambut seperti minoxidil dan obat yang membantu mengatasi endometriosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Tingginya Kadar Testosteron pada Wanita, Salah Satunya PCOS

Penyebab Tingginya Kadar Testosteron pada Wanita, Salah Satunya PCOS

Health | Senin, 09 Desember 2019 | 12:00 WIB

Biasa Menyerang Wanita, Kenali Tanda dan Penyebab Erosi Serviks

Biasa Menyerang Wanita, Kenali Tanda dan Penyebab Erosi Serviks

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 14:39 WIB

Pria Usia 40 tahun Ke Atas Perlu Waspada Kekurangan Hormon Testosteron

Pria Usia 40 tahun Ke Atas Perlu Waspada Kekurangan Hormon Testosteron

Health | Selasa, 19 November 2019 | 14:33 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB