Yuni Shara Mengaku Sulit Orgasme, Penelitian: 43% Wanita Akui Susah Puas

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 20 Desember 2019 | 11:55 WIB
Yuni Shara Mengaku Sulit Orgasme, Penelitian: 43% Wanita Akui Susah Puas
Yuni Shara [Revi C Rantung/Suara.com]

Suara.com - Yuni Shara mengaku dahulu dirinya sangat sulit mengalami orgasme, ternyata hal itu terjadi akibat rasa trauma yang ia dapatkan setelah mengalami KDRT selama pernikahan pertamanya.

"Dari aku nikah pertama, itu aku sudah di-KDRT setiap hari. Itu yang pertama karena aku masih muda, jadi sangat membekas. Jadi aku gak terlalu kepengen (berhubungan intim)," tutur Yni Shara, mengutip vlog Deddy Corbuzier, Kamis (19/12/2019).

Ia menambahkan, selama pernikahan pertamanya, meski mengalami KDRT, ia masih tetap melayani suaminya. Sayangnya, Yuni mengaku, dirinya sama sekali tidak menikmati sentuhan sang suami.

"Ya sangat enggak dong, pura-pura. Aku enggak tahu rasanya orgasme, dulu. Itu susahnya setengah mati," sambungnya.

Berkaca dari Yuni Shara, menurut penelitian, 43 persen wanita mengatakan dirinya sulit untuk mengalami orgasme dan 12 persen menghubungkan kesulitan tersebut dengan tekanan pribadi.

Menurut dr. Sherry A Ross, seorang ginekolog yang berbasis di LA, ketidakmampuan untuk mengalami orgasme termasuk ke dalam kategori disfungsi seksual wanita yang memiliki lima masalah utama, yaitu:

  • Libido rendah atau gangguan hasrat seksual hipoaktif
  • Seks yang menyakitkan
  • Gangguan gairah seksual
  • Keengganan untuk berhubungan intim
  • Ketidakmampuan untuk orgasme

Yuni Shara tampil di Podcast Deddy Corbuzier. [YouTube Deddy Corbuzier]
Yuni Shara tampil di Podcast Deddy Corbuzier. [YouTube Deddy Corbuzier]

Melansir Independent UK, gangguan seksual hipoaktif, adalah disfungsi seksual wanita yang paling umum, ditandai dengan tidak adanya hasrat seksual.

Untuk 16 juta wanita yang menderita ini, faktor-faktor yang terlibat dapat bervariasi karena hasrat seksual pada wanita jauh lebih rumit daripada pria.

Tekanan pekerjaan, uang, anak-anak, hubungan, dan energi yang berkurang adalah masalah umum yang berkontribusi pada rendahnya libido wanita.

Penyebab lainnya kemungkinan seperti depresi, kegelisahan, kurangnya privasi, efek samping obat, kondisi medis seperti endometriosis atau radang sendi, gejala menopause atau riwayat pelecehan fisik atau seksual.

Demi mengatasi masalahnya, Yuni Shara pun berkonsultasi kepada dokter, bahkan, ia mengaku pergi ke sex shop untuk mengatasi keluhannya.

"Sejak saat itu aku punya teman (untuk memuaskan diri)," lanjut Yuni Shara.

Ia mengaku setelah itu dirinya dapat mengalami orgasme, meski tidak ditemani oleh pasangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Orgasme yang Buruk, Coba Mana yang Anda Rasakan dengan Pasangan?

4 Orgasme yang Buruk, Coba Mana yang Anda Rasakan dengan Pasangan?

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2019 | 21:00 WIB

Studi : Perempuan Aktivis Feminisme Disebut Punya Orgasme yang Luar Biasa

Studi : Perempuan Aktivis Feminisme Disebut Punya Orgasme yang Luar Biasa

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 21:00 WIB

Sebenarnya Berapa Kali Pria Orgasme Saat Bercinta?

Sebenarnya Berapa Kali Pria Orgasme Saat Bercinta?

Health | Kamis, 26 September 2019 | 21:35 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB