Dijilat Anjing Peliharaan, Kaki Nenek 86 Tahun Alami Infeksi Bakteri

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 21 Desember 2019 | 08:00 WIB
Dijilat Anjing Peliharaan, Kaki Nenek 86 Tahun Alami Infeksi Bakteri
Ilustrasi nenek di kursi roda. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika anjing sudah nyaman dengan kita, cara memperlihatkannya adalah dengan menjilat anggota tubuh manusia. Salah satunya kaki. Tapi sayangnya, air liur anjing juga masih dapat membawa infeksi yang dapat berakibat fatal pada tubuh manusia.

Seorang wanita di Israel didiagnosis terinfeksi bakteri yang diduga tertular dari jilatan anak anjing, menurut sebuah laporan baru.

Kasus ini terjadi pada tahun lalu. Wanita 86 tahun tersebut pergi ke rumah sakit dengan keluhan demam, mual, muntah, dan nyeri di kaki kanannya.

Kondisinya makin parah karena saat itu ia juga menderita diabetes dan rheumatoid arthritis yang membuatnya harus menggunakan kursi roda, menurut laporan yang diterbitkan 2 Desember di The Journal of Emergency Medicine.

Di rumah sakit, para dokter mendapati wanita tersebut mengalami demam, detak jantung yang tinggi dan tanda-tanda selulitis di pergelangan kaki kanan dan kaki bagian bawah.

Selulitis adalah infeksi kulit umum yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menyebabkan kemerahan pada kulit, pembengkakan dan nyeri. Para dokter juga memperhatikan bahwa wanita itu memiliki beberapa luka dan lecet di kulit di antara jari kakinya.

Ilustrasi anak anjing. (Pixabay/3194556)
Ilustrasi anak anjing. (Pixabay/3194556)

Analisis darahnya menunjukkan dia terinfeksi Streptococcus canis, bakteri yang dapat ditransfer ke manusia dari hewan lain, terutama anjing.

Namun, infeksi manusia dengan S. canis sangat jarang terjadi, hanya ada beberapa kasus yang dilaporkan dalam literatur medis, kata penulis utama dr. Zohar Lederman.

Dalam kasus ini, wanita itu mencatat bahwa ia memiliki beberapa anak anjing yang sering menjilat kakinya, menurut laporan itu yang dilansir dari Live Science.

Sangat mungkin anak-anak anjing menginfeksinya dengan bakteri ini, tetapi tidak pasti karena penulis tidak mengambil sampel dari hewan peliharaan, kata Lederman.

Sangat jarang bakteri dalam air liur hewan peliharaan menyebabkan infeksi pada manusia. Agar seseorang terinfeksi, bakteri harus mengakses lapisan yang lebih dalam daripada epidermis, lapisan atas kulit.

"Beberapa hari setelah dirawat dengan antibiotik, wanita itu membaik dan dipulangkan dalam kondisi stabil," kata Lederman.

Para peneliti menerbitkan studi kasus ini untuk meningkatkan kesadaran akan potensi penyakit dari jilatan hewan peliharaan sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amankah Hubungan Seksual saat Menderita ISK? Ini Penjelasannya

Amankah Hubungan Seksual saat Menderita ISK? Ini Penjelasannya

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 14:35 WIB

Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa

Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 13:44 WIB

Waspada Demam Berdarah Bisa Dimulai dengan Jaga Lingkungan Tetap Bersih

Waspada Demam Berdarah Bisa Dimulai dengan Jaga Lingkungan Tetap Bersih

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2019 | 12:08 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB