Array

Amankah Hubungan Seksual saat Menderita ISK? Ini Penjelasannya

Kamis, 19 Desember 2019 | 14:35 WIB
Amankah Hubungan Seksual saat Menderita ISK? Ini Penjelasannya
Ilustrasi infeksi saluran kemih (shutterstock)

Suara.com - Infeksi saluran kemih (ISK) bisa terasa cukup menyakitkan hingga kehilangan gairah seksual. Namun begitu penyakit ini membaik, Anda mungkin khawatir aman atau tidak berhubungan seksual dengan pasangan.

Biasanya, dokter akan merekomendasikan untuk tidak berhubungan seks sampai infeksi sembuh sepenuhnya. Karena, hubungan seks dapat mengiritasi saluran kemih dan mendorong bakteri ke dalam uretra yang memperburuk infeksi.

Perlu diketahui ISK adalah infeksi bakteri. Melansir dari Medical News Today, kondisi ini terjadi ketika bakteri di anus masuk ke uretra hingga ke kandung kemih.

Sebenarya ISK tidak menular secara seksual. Artinya, Anda yang menderita ISK tidak akan menularkan penyakit tersebut pada pasangan.

Namun, ada beberapa risiko berhubungan seks ketika seseorang menderita ISK. Ketika seseorang memiliki ISK, berhubungan seks dapat menyebabkan rasa sakit dan mengiritasi uretra yang sensitif.

Ilustrasi ISK (shutterstock)
Ilustrasi ISK (shutterstock)

Pada wanita, tekanan pada dinding bagian dalam vagina juga dapat menekan kandung kemih lalu mengintensifkan rasa sakit ISK.

Seks juga bisa menyebabkan bakteri dari tempat lain di sekitar area genital masuk ke dalam uretra. Bagi wanita, sering berhubungan seks adalah faktor risiko yang signifikan untuk mengembangkan ISK.

Karena berhubungan seks saat infeksi masih ada meningkatkan risiko memasukkan lebih banyak bakteri ke dalam saluran kemih. Kondisi ini bisa membuat infeksi menjadi lebih buruk dan memperlambat penyembuhan.

Ada pula anggapan bahwa memakai kondom atau menghindari seks penetrasi yang mendukung seks oral atau manual, aman ketika seseorang menderita ISK. Tetapi, anggapan tersebut hanya mitos belaka.

Baca Juga: Penelitian Terbaru : Flu dan Pilek Tidak Bisa Menyerang Bersamaan

Sebab, seks meningkatkan risiko ISK dengan memasukkan bakteri ke dalam uretra.

Setiap kontak genital dapat memasukkan bakteri ke dalam uretra, baik dengan atau tanpa kondom dan penetrasi. Jadi, orang harus menghindari semua bentuk hubungan seks sampai gejalanya hilang untuk meminimalkan risiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI