Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2019 | 13:44 WIB
Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian terkini yang diterbitkan baru-baru ini di The Journal of Physiology menunjukkan bahwa menyusui sangat penting dalam mencegah diabetes.

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan menyusui sebagai satu-satunya sumber nutrisi untuk bayi hingga usia enam bulan, karena ini membantu mengurangi morbiditas dan mortalitas anak. Sebaliknya, disebutkan bahwa penyapihan dini sangat terkait dengan perkembangan obesitas dan diabetes tipe 2 ketika seseorang dewasa.

Penelitian di Universitas Negeri Rio de Janeiro, yang dipimpin oleh Patricia Lisboa, menunjukkan bahwa menyapih anak tikus lebih awal akan meningkatkan sekresi insulin pada anak tikus jantan remaja dan pada kedua jenis kelamin ketika tikus dewasa.

Masa remaja anak tikus jantan, oleh para ilmuwan usia ini dianggap setara dengan usia remaja pada manusia. Pada tikus, masa remaja didefinisikan mulai dari usia 35 hingga 55 hari.

Peningkatan sekresi insulin yang dialami tikus jantan remaja ini menandakan pengembangan resistensi insulin, yang berarti berkurangnya respons terhadap insulin. Ini artinya, tubuh tikus mencoba untuk mengimbangi berkurangnya responsif tubuh, sehingga memproduksi lebih banyak insulin.

Inilah salah satu tanda diabetes, penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Kadar gula darah biasanya diatur oleh insulin. Jika kadar gula darah tinggi, ini artinya tubuh menciptakan lebih banyak insulin untuk mencoba mengaturnya.

Hasil peningkatan sekresi insulin menunjukkan bahwa anak remaja mungkin lebih rentan terhadap diabetes tipe 2, seperti halnya orang dewasa.

Patricia Lisboa, salah satu peneliti mengatakan, “Ada banyak penyebab diabetes tipe 2, tetapi tidak untuk menyusui yang cukup lama, yang merupakan salah satu hal yang bisa kita lakukan. Memahami bahwa peningkatan kerentanan terhadap diabetes tipe 2 sebagai hasil dari penyapihan dini akan membantu kami mengembangkan pedoman kesehatan masyarakat terbaik.“

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suka Minum Kopi seperti Anissa Aziza? Ini Trik Bagi Ibu Menyusui!

Suka Minum Kopi seperti Anissa Aziza? Ini Trik Bagi Ibu Menyusui!

Health | Jum'at, 13 Desember 2019 | 18:10 WIB

Diabetes Dapat Menyebabkan Rambut Rontok, Ketahui Penyebab Umumnya

Diabetes Dapat Menyebabkan Rambut Rontok, Ketahui Penyebab Umumnya

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 11:00 WIB

Peneliti Indonesia Temukan Solusi Cegah Amputasi pada Pasien Diabetes

Peneliti Indonesia Temukan Solusi Cegah Amputasi pada Pasien Diabetes

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 12:11 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB