Catat, HIV Tetap Bisa Memengaruhi Otak Anak Meski Sudah Mendapat Pengobatan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 26 Desember 2019 | 15:36 WIB
Catat, HIV Tetap Bisa Memengaruhi Otak Anak Meski Sudah Mendapat Pengobatan
Ilustrasi virus HIV. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan sebuah penelitian, Human Immunodeficiency Virus (HIV) dinyatakan masih dapat memengaruhi otak pada anak-anak yang bahkan sudah mendapat perawatan sejak dini, seperti pengobatan antiretroviral atau ART.

Inilah alasan Michael Boivin, Profesor dan Kepala Penelitian Psikiatri di College of Osteopathic Medicine, Universitas Negeri Michigan, melakukan penelitian longitudinal dua tahun untuk mendapatkan gambaran jelas bagaimana HIV memengaruhi pertumbuhan neuropsikologis anak-anak.

Penelitian ini pun diterbitkan dalam Clinical Infectious Diseases. Penelitian ini didukung oleh Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, bagian dari Institut Kesehatan Nasional AS.

Hasilnya peneliti menemukan, masih ada tantangan neuropsikologis utama pada anak yang memiliki HIV dalam menghadapi pengobatan dini dan perawatan klinis yang baik.

ILsutrasi HIV positif (Shutterstock)

"Anak-anak ini (penderita HIV) datang ke ruang berlajar dengan kekurangan dibandingkan dengan rekan mereka. Seperti itu hampir sama selama dua tahun, kecuali di satu bidang penting yaitu penalaran dan perencanaan. Pada tes khusus itu, anak yang hidup dengan HIV gagal berkembang dari waktu ke waktu," tutur Boivin, melansir The Health Site.

Dengan kata lain, dalam bidang perencanaan dan pemikiran selama penelitian, perbedaan antara anak-anak yang terinfeksi dengan yang tidak meningkat.

"Ini adalah fungsi kognitif yang paling penting untuk masa depan anak-anak yang hidup dengan HIV dalam hal kemungkinan mereka menghabiskan masa pengobatan, membuat keputusan, tidak melakukan perilaku berisiko seperti aktivitas seksual dini, masalah psikososial dan pencapaian terkait sekolah," lanjut Boivin.

Namun, perawatan medis dini dimai sejak usia 6 bulan mungkin belum cukup mengatasi berkurangnya kemampuan neurokognitif yang terkait HIV. Walaupun sebenarnya perawatan ini membuat pengidapnya tetap hidup dan lebih sehat.

Jadi, pada anak-anak ini, pengobatan harus dimulai lebih awal untuk meningkatkan hasil neurokognitif jangka panjang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obesitas saat Hamil Bisa Pengaruhi IQ Anak Laki-Laki

Obesitas saat Hamil Bisa Pengaruhi IQ Anak Laki-Laki

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 07:00 WIB

RSCM Dorong Implementasi Peraturan Bantu Anak Penyakit Langka

RSCM Dorong Implementasi Peraturan Bantu Anak Penyakit Langka

Press Release | Rabu, 25 Desember 2019 | 20:30 WIB

Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur saat Liburan

Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur saat Liburan

Health | Rabu, 25 Desember 2019 | 13:38 WIB

Terkini

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

×