Angkat Rahim Pasien Tanpa Izin, Dokter Ini Didakwa Lakukan Malapraktik

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 27 Desember 2019 | 19:35 WIB
Angkat Rahim Pasien Tanpa Izin, Dokter Ini Didakwa Lakukan Malapraktik
Ilustrasi dokter. (Shuttterstock)

Suara.com - Javaid Perwaiz, seorang dokter kandungan dan ginekolog Virginia didakwa melakukan penipuan terhadap pasiennya. Hal itu karena Javaid telah melakukan tindakan medis besar tanpa memberi tahu pasiennya lebih dulu.

Dokter 69 tahun itu didakwa dengan tuduhan melakukan histerektomi yang tidak diperlukan dan mengangkat kedua tuba falopi tanpa sepengetahuan pasiennya.

Histerektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat rahim wanita. Operasi histerektomi ini diperlukan untuk mengobati sejumlah kondisi nyeri kronis serat beberapa jenis kanker dan infeksi tertentu.

Melansir dari nytimes.com, Javaid Perwaiz mengatakan kepada pasiennya kalau ia harus melakukan histerektomi karena ada kemungkinan pertumbuhan kanker. Setelah diselidiki, ternyata hal itu tidak benar dan histerektomi tidak seharusnya dilakukan.

Ketika pulih, pasien pun sangat terkejut karena Javaid melakukan histerektomi total. Tak hanya itu, Javaid juga melubangi kandung kemihnya. Akibatnya, pasien mengalami sepsis dan harus menjalani perawatan di rumah sakit selama 6 hari.

Ilustrasi dokter dan pasien. (Shutterstock)
Ilustrasi dokter dan pasien. (Shutterstock)

Seorang saksi mata juga bercerita kalau Javaid Perwaiz selalu menyebutkan kata-kata kanker seolah-olah untuk menakuti pasiennya agar mau menjalani operasi.

Menurut Virginia Board of Medicine, Javaid Perwaiz pernah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran di Univesitas Punjab Pakistan dan magang di Universitas Virginia Barat, Charleston.

Javaid juga berafiliasi dengan Pusat Medis Bon Secours Maryview di Portsmouth, Va dan Pusat Medis Regional Chesapeake. Namun, juru bicara Bon Secours menyatakan bahwa Javaid Perwaiz tidak dipekerjakan oleh Bon Secours Medical Group.

Bahkan, izin medis Javaid Perwaiz sempat dicabut pada 1996, lalu kembali dipulihkan pada 1998. Selama bekerja sebagai tim medis, Javaid Perwaiz juga telah memiliki setidaknya delapan tuntutan hukum malapraktik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Universitas Terkemuka India Ajarkan Ilmu Hantu ke Dokter

Universitas Terkemuka India Ajarkan Ilmu Hantu ke Dokter

Tekno | Jum'at, 27 Desember 2019 | 08:45 WIB

Operasi Payudara Pasien, Dokter Bedah Minta 'Imbalan' Hubungan Intim

Operasi Payudara Pasien, Dokter Bedah Minta 'Imbalan' Hubungan Intim

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 11:53 WIB

Layanan Klinik Tak Maksimal, Ini Masalah yang Dihadapi Dokter

Layanan Klinik Tak Maksimal, Ini Masalah yang Dihadapi Dokter

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 10:00 WIB

3 Kebohongan Berbahaya yang Biasa Dikatakan ke Dokter, Jangan Ulangi Ya!

3 Kebohongan Berbahaya yang Biasa Dikatakan ke Dokter, Jangan Ulangi Ya!

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 14:02 WIB

Terkini

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB