Hutan Australia Terbakar, Pakar Kesehatan Waspadai Masalah Pernapasan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 06 Januari 2020 | 11:38 WIB
Hutan Australia Terbakar, Pakar Kesehatan Waspadai Masalah Pernapasan
Fenomena langit merah darah Australia. [Twitter]

Suara.com - Kebakaran hutan masih terjadi di sepanjang pantai timur Australia. Menurut laporan, ini adalah kasus kebakaran hutan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Atas musibah ini, para pakar medis memperingatkan kosekuensi yang tidak terduga dan jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.

Ketua Medical Association’s Ethics and Medico-legal Committee Australia, Chris Moy, mengatakan kondisi ini berisiko menyebabkan kematian. Terutama jika polusi melebihi batas kapasitas paru-paru.

Jika sudah seperti ini, katanya, ia menyarankan kepada masyarakat untuk tinggal di dalam ruangan. Namun, ketika masalah ini selesai justru akan memunculkan aspek psikologis akibat berada di dalam ruangan.

Seorang konsultan dokter darurat di rumah sakit Calvary, Canberra, David Caldicott, mengaku dirinya mengetahui ada peningkatan pada pasien orang tua, asma dan mereka yang memiliki masalah pernapasan lainnya.

Gelombang panas memicu kebakaran hebat di Australia. (Foto: TAMAN PETER / AFP)
Gelombang panas memicu kebakaran hebat di Australia. (Foto: TAMAN PETER / AFP)

Ia juga memperingatkan orang tua bahwa mereka harus memerhatikan dampak paparan asap pada anak-anak. Sebab, bahaya paparan kronis dari asap kebakaran seperti ini pada anak-anak bisa sangat berbeda.

Di sisi lain, ia juga mengatakan ada dampak psikologis sendiri dari masalah musibah ini.

"Aku pikir Anda tidak bisa meremehkan dampak psikologis yang tidak hanya disebabkan oleh asapnya, tetapi juga ancaman api yang ada," ujar Caldicott, dilansir Guardian.

Saat ini perusahaan Asthma Australia sedang melakukan survei tentang dampak asap kebarakan pada penderita asma.

baca juga

"Salah satu hal penting bagi kami adalah aku rasa tidak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," kata manajer senior program di Asthma Australia, Nigel Cooper.

Cooper mengaku prihatin pada mereka yang gejala asmanya semakin parah dan dampak jangka panjang yang akan terjadi pada mereka.

"Anda sekarang mengalami peningkatan penggunaan inhaler, tapi berapa lama hal ini akan terjadi? Berapa lama Anda akan seperti ini? Kami tidak benar-benar tahu itu. Ini masalah yang nyata," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilanda Kebakaran Hebat, Australia Tetap Gelar Pesta Kembang Api Tahun Baru

Dilanda Kebakaran Hebat, Australia Tetap Gelar Pesta Kembang Api Tahun Baru

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 08:51 WIB

Viral Koala Dehidrasi Minta Minum Pesepeda karena Suhu Panas Australia

Viral Koala Dehidrasi Minta Minum Pesepeda karena Suhu Panas Australia

News | Senin, 30 Desember 2019 | 17:51 WIB

5 Prinsip Pola Hidup Sehat yang Baik untuk Penderita Asma

5 Prinsip Pola Hidup Sehat yang Baik untuk Penderita Asma

Health | Minggu, 29 Desember 2019 | 13:30 WIB

Terkini

Ahli dari Relawan Gibran Laporkan Hakim Konstistusi ke MKMK Gegara Diusir dari Ruang Sidang

Ahli dari Relawan Gibran Laporkan Hakim Konstistusi ke MKMK Gegara Diusir dari Ruang Sidang

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk

Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:06 WIB

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

×