Waspada Penyakit ISPA saat Banjir, Simak 4 Jenis Pengobatan Rumahan Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:31 WIB
Waspada Penyakit ISPA saat Banjir, Simak 4 Jenis Pengobatan Rumahan Ini
Ilustrasi anak menderita ISPA. [Shutterstock]

Suara.com - Ada berbagai jenis penyakit menular yang bisa terjadi selama bencana banjir, salah satunya infeksi saluran pernapasan (ISPA). Penyebabnya berasal dari bakteri, virus dan berbagai mikroba lainnya.

Infeksi saluran pernapasan bagian atas termasuk sinus, trachea, laring dan faring. Infeksi semacam ini menyebar dengan mudah satu sama lain. Sama seperti penyakit kulit, faktor berkumpulnya orang dan penderita dalam satu ruangan atau pengungsian bisa menyebabkan ISPA.

Gejala infeksi saluran pernapasan seperti mengi, pilek, hidung tersumbat, batuk, gatal, sakit tenggorokan dan banyak lagi. Dalam kondisi ini, Anda bisa menjalani pengobatan untuk mengatasi infeksi yang menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan.

Anda juga bisa mengatasi masalah infeksi saluran pernapasan dengan menggunakan pengobatan rumahan. Melansir dari NDTV, berikut ini 6 obat rumahan yang paling efektif mengatasi infeksi saluran pernapasan.

1. Menghirup uap dari air panas

Anda bisa merebus air dan menempatkannya di baskom. Lalu, dekatkan wajah ke baskom dan tutup kepala menggunakan kain atau handuk agar Anda bisa menghirup uapnya.

Anda hanya butuh satu liter air dan sepotong kapur barus lalu hirup uapnya selama 10 hingga 15 menit. Cara ini bisa membantu membersihkan saluran pernapasan yang tersumbatt dengan melelehkan selaput lendir.

Namun, cara rumahan untuk mengatasi ISPA ini tidak disarankan untuk anak-anak, wanita hamil dan orang dengan tekanan darah tinggi.

Sisa Banjir di Tambun Bekasi. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Sisa Banjir di Tambun Bekasi. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

2. Berkumur dengan air garam

baca juga

Kumur air garam hangat setiap pagi bermanfaat untuk melegakan saluran pernapasan. Obat ini efektif untuk mengencerkan lendir, mengatasi iritasi hidung dan tenggorokan.

3. Jahe

Jahe adalah salah satu rempah yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan. Hal itu karena jahe bersifat antivirus, antimikroba dan anti-inflamasi yang efektif melawan penyebab infeksi saluran pernapasan.

Anda dapat mengunyah beberapa iris jahe setiap hari dengan garam. Selain itu, Anda juga bisa minum teh jahe dengan merebus beberapa irisan jahe dalam air.

Teh jahe. (Shutterstock)
Teh jahe. (Shutterstock)

4. Madu

Madu juga bisa mengatasi infeksi saluran pernapasan yang menyerang anak-anak. Karena, madu memiliki sifat antibakteri yang bisa membantu membunuh bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan pada anak.

Anda bisa memberikan madu pada anak-anak dengan banyak cara, seperti menambahkannya ke segelas susu atau mencampurkannya dengan lemon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Rentan Hipotermia saat Banjir, Ketahui Bahaya dan Cara Pencegahannya

Anak Rentan Hipotermia saat Banjir, Ketahui Bahaya dan Cara Pencegahannya

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 09:47 WIB

Waspada Penyakit Menular saat Banjir, Begini Upaya Pencegahannya

Waspada Penyakit Menular saat Banjir, Begini Upaya Pencegahannya

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 09:04 WIB

Jakarta Banjir, Masyarakat Harus Waspada 4 Penyakit Menular Ini

Jakarta Banjir, Masyarakat Harus Waspada 4 Penyakit Menular Ini

Health | Rabu, 01 Januari 2020 | 14:19 WIB

Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!

Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 15:04 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

×