Suara.com - Sebuah insiden tak terduga terjadi saat seorang ahli bedah di Rumah Sakit Floreasca, Bucharest, mengoperasi seorang pasien kanker pankreas pada 22 Desember 2019 lalu.
Ia menggunakan disinfektan berbasis alkohol pada pasien tersebut dan kemudian, secara tidak sengaja, juga menggunakan pisau bedah listrik.
Diketahui, pisau bedah listrik ini sebenarnya tidak boleh bersentuhan dengan alkohol. Jadi, ketika sang dokter menggunakannya, tubuh sang pasien terbakar.
Pasien itu pun mengalami luka bakar hingga 40% di bagian tubuhnya dan meninggal di rumah sakit seminggu kemudian.
Atas kasus ini, polsisi telah melakukan pemeriksaan serta penyelidikan terhadap sang dokter, lapor BBC.
Keluarga korban mengatakan bahwa mereka sebelumnya belum diberi tahu tentang rincian dari apa yang telah terjadi selama operasi oleh pihak rumah sakit.

"Kami mengetahui beberapa detail dari media, ketika kasus ini disiarkan di stasiun TV," tutur mereka.
"Kami tidak menuduh, kami hanya ingin memahami apa yang terjadi," sambungnya.
Menteri Kesehatan Rumania Victor Costache berjanji akan menyelidiki insiden traumatis ini.
"Kami berharap dapat belajar dari kejadian yang meresahkan ini. Baik saya maupun tim Kementerian Kesehatan yang saya koordinasikan, akan melakukan segala yang mungkin untuk menemukan faktanya," jelas Costache.
Wakil Menteri Horatiu Moldovan pun mengimbau para ahli medis untuk selalu waspada ketika melakukan pemeriksaan terhadap pasien.
"Para ahli bedah harus menyadari bahwa menggunakan disinfektan berbasis alkohol itu dilarang selama prosedur bedah dilakukan dengan pisau bedah listrik," tambah Moldovan.