Tak Cuma Penyakit, Kesehatan Mental Korban Banjir Juga Perlu Dikhawatirkan

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana, Rosiana Chozanah

Jum'at, 03 Januari 2020 | 14:27 WIB
Tak Cuma Penyakit,  Kesehatan Mental Korban Banjir Juga Perlu Dikhawatirkan
Suasana di posko pengungsian Gudang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sejak banjir melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek sejak Rabu (1/1/2020), Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sudah mengimbau masyarakat terkait penyakit pascabanjir yang mengintai korban.

Namun, menurut praktisi emotional healing and mindfulness, Adjie Santosoputro, hal yang perlu dikhawatirkan bukan hanya kesehatan fisik saja. Namun juga kesehatan mental.

"Dulu saya juga sebatas melihat dampak banjir hanya terhadap kesehatan fisik, tapi setelah beberapa kali terjadi banjir, pandangan saya jadi enggak sebatas itu. Banjir juga memberikan dampak terhadap kesehatan mental," tulisnya melalui cuitan di Twitter, Kamis (2/1/2020).

Ia melanjutkan, dampak ini sebenarnya tidak hanya dirasakan korban banjir saja, melainkan juga bencana alam lainnya.

"Di antaranya adalah, banjir mengganggu zona nyaman yang sudah terbentuk selama ini, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pokok (makan, air, rumah, pakaian), sehingga muncul rasa panik," sambungnya.

Warga kompleks IKPN, Bintaro, Jakarta Selatan yang terdampak banjir memilih mengungsi di Madrasah Jihadiyah, Kamis (2/1/2020). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Warga kompleks IKPN, Bintaro, Jakarta Selatan yang terdampak banjir memilih mengungsi di Madrasah Jihadiyah, Kamis (2/1/2020). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Bencana alam seperti banjir juga membuat korban merasa insecure, tutur Adjie, karena mereka harus mengungsi dari rumah, di mana selama ini rumah adalah tempat nyaman bagi mereka.

Hal ini pun didukung oleh sebuah studi oleh Univeristy of York, Inggris, pada 2014, yang menyurvei 7.500 korban banjir. Hasilnya, orang-orang justru cenderung mengalami kesehatan mental yang buruk bahkan ketika kerusakannya relatif kecil.

"Ini mencerminkan dampak besar badai dan banjir pada kehidupan orang-orang di samping kerusakan fisik pada rumah dan bisnis. Ada kerusakan emosional atas rasa aman yang mereka peroleh dari rumah," kata Prof Hilary Graham, dari Departement of Health di University of York, dilansir ITV.

Adjie pun menambahkan, cara merawat kesehatan mental di kondisi tidak menentu seperti ini adalah dengan -menghangatkan kembali hubungan antar-manusia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejaten Timur Gelap Gulita, Korban Banjir Butuh Air Bersih

Pejaten Timur Gelap Gulita, Korban Banjir Butuh Air Bersih

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:44 WIB

Sambangi Korban Banjir, Eko Patrio Dicurhati Warga Begini

Sambangi Korban Banjir, Eko Patrio Dicurhati Warga Begini

Entertainment | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:33 WIB

Hari Ketiga Banjir, Menkes Terawan Prediksi Kemunculan Penyakit Ini

Hari Ketiga Banjir, Menkes Terawan Prediksi Kemunculan Penyakit Ini

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:25 WIB

Eko Patrio Sambangi Korban Banjir di Kawasan Bidara Cina

Eko Patrio Sambangi Korban Banjir di Kawasan Bidara Cina

Entertainment | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

×