Ria Irawan Meninggal, Kenali Kanker yang Sembuh Tapi Bisa Muncul Lagi

Silfa Humairah Utami

Senin, 06 Januari 2020 | 13:51 WIB
Ria Irawan Meninggal, Kenali Kanker yang Sembuh Tapi Bisa Muncul Lagi
foto Ria Irawan. [Instagram]

Suara.com - Ria Irawan Meninggal, Kenali Kanker yang Sembuh Tapi Bisa Muncul Lagi

Kabar duka cita datang dari Ria Irawan yang meninggal karena kanker. Penyakit kanker memang cukup mematikan, sehingga untuk pasien, ada tiga tahap ketika seseorang dinyatakan mengidap kanker.

Pertama mungkin akan menolak pernyataan dokter, lalu ketika mengetahui kebenarannya cenderung menyalahkan dirinya, hingga akhirnya pada tahap menerima.

Reaksi ini juga bisa dialami oleh kerabat terdekat penderita. Kanker adalah penyakit yang mematikan, namun bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Ada yang berhasil sembuh dari kanker dan terbebas selamanya.

Dilansir dari Hello Sehat, proses untuk menyembuhkan kanker memang tidak instan, harus memiliki kesabaran, optimisme, keberanian, serta mental yang kuat untuk berjuang melawan kanker. Setelah berbulan-bulan menjalani pengobatan, akhirnya pengorbanan pun terbayar dengan dinyatakan sembuh atau bebas dari kanker.

Tetapi sering kali kita mendengar bahwa kanker yang telah disembuhkan, muncul kembali. Jarak kemunculannya kadang bahkan tidak berdekatan setelah dinyatakan sembuh. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Ada banyak sekali jenis sel dalam tubuh, dan kemungkinan terbentuknya kanker dapat berasal dari sel yang mana saja. Sel kanker adalah sel yang terbentuk tidak normal yang terjadi secara terus menerus hingga akhirnya tidak terkendali. Beberapa kanker menjadi sangat serius dibandingkan yang lain. Sedangkan ada juga yang mudah diobati, jika sel kanker ditemukan pada stadium awal. Observasi lebih lanjut sangat penting untuk mengetahui jenis kanker yang tumbuh, seberapa besar pertumbuhannya, apakah kanker tersebut sudah menyebar, dan seberapa efektifnya sel kanker merespon pengobatan.

Pilihan pengobatan untuk kanker

Opsi pengobatan kanker tergantung pada jenis kanker yang tumbuh dan seberapa luas kanker tersebut telah tumbuh dan menyebar. Berikut pengobatan yang paling umum:

baca juga

Operasi: dimungkinkan untuk mengangkat tumor ganas, sebab kalau tidak dilakukan akan menyebar pada sel lainnya dan tumbuh tumor baru. Tumor ganas memiliki pertumbuhan yang cepat, dan dapat merusak jaringan sekitarnya.

Kemoterapi: pengobatan ini dilakukan dengan memberikan obat anti-kanker untuk membunuh kanker dan menghentikan perkembangannya.

Radioterapi: pengobatan ini menggunakan sinar energi yang tinggi dari radiasi untuk menghentikan pertumbuhan kanker, yang memfokuskan pada jaringan kanker.

Bagaimana kanker bisa kembali setelah dinyatakan sembuh?

Kambuhnya kanker setelah penyembuhan alias cancer recurrence disebabkan oleh adanya sel-sel kanker yang menetap setelah semua usaha dilakukan untuk menyembuhkan kanker. Kanker ini mungkin tidak aktif selama beberapa waktu, tetapi mereka terus bertambah sehingga cancer recurrence terjadi. Kanker dapat muncul kembali di beberapa tempat, berikut ini kategorinya:

Local recurrence berarti kanker muncul kembali di tempat yang sama ketika pertama kali ditemukan, kanker tidak menyebar pada kelenjar getah bening dan bagian tubuh lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebaikan Ria Irawan yang Tak Akan Dilupa Shanty Paredes

Kebaikan Ria Irawan yang Tak Akan Dilupa Shanty Paredes

Entertainment | Senin, 06 Januari 2020 | 12:53 WIB

Ini Kronologi Ria Irawan Meninggal Dunia

Ini Kronologi Ria Irawan Meninggal Dunia

Video | Senin, 06 Januari 2020 | 12:20 WIB

Sebelum Meninggal Dunia, Paru-Paru Ria Irawan Sempat Terendam Cairan

Sebelum Meninggal Dunia, Paru-Paru Ria Irawan Sempat Terendam Cairan

Entertainment | Senin, 06 Januari 2020 | 11:41 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×