Minum Teh 3 Kali Seminggu Bisa Buat Tubuh Lebih Sehat, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 09 Januari 2020 | 16:24 WIB
Minum Teh 3 Kali Seminggu Bisa Buat Tubuh Lebih Sehat, Ini Alasannya!
Ilustrasi minum teh (shutterstock)

Suara.com - Teh termasuk minuman berkafein yang dianggap tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi jangka panjang. Tetapi, sebuah penelitian justru menemukan minum 3 cangkir teh dalam seminggu bisa membuat seseorang hidup lebih lama dan sehat.

Para ilmuwan menemukan teh hijau adalah jenis teh terbaik yang bisa dikonsumsi rutin. Karena, kandungan polifenol dalam teh hijau dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung dan meningkatkan tekanan darah.

Mereka memperkirakan orang usia 50 tahun yang rutin minum teh memiliki risiko 20 persen lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke. Selain itu, mereka juga berisiko 22 persen lebih rendah meninggal dunia akibat kedua penyakit tersebut.

Risiko kematian mereka akibat penyakit atau penyebab lainnya juga menurun hingga 15 persen berkat konsumsi teh hijau setiap hari.

Tak hanya teh hijau, teh hitam juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Tetapi, teh hitam seringkali difermentasi sepenuhnya sehingga bisa menghilangkan sejumlah manfaatnya.

ilustrasi minum teh [shutterstock]
ilustrasi minum teh [shutterstock]

Selain itu, teh hitam sering disajikan dengan susu yang bisa menangkal efek kesehatan menguntungkan. Karena itu, minum teh hijau secara rutin lebih baik daripada jenis teh lainnya, terutama teh hitam.

"Kebiasaan minum teh dikaitkan dengan risiko lebih rendah dari penyakit kardiovaskular dan semua menyebabkan kematian. Efek kesehatan yang paling menguntungkan berasal dari teh hijau," jelas dr. Xinyan Wang, peneliti dari Akademi Ilmu Kedokteran Tiongkok di Beijing dikutip dari The Sun.

Peneliti juga mendapati minum tiga cangkir teh dalam seminggu dapat membuat seseorang hidup lebih lama atau panjang umur dan lebih sehat. Apalagi jika mereka mengonsumsi teh hijau.

Analisis yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology dilansir dari oleh Outlookindia.com, pernah membuktikan hal tersebut. Para peneliti melibatkan 100.902 peserta tanpa riwayat penyakit jantung, stroke dan kanker.

baca juga

Semua peserta dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok peminum teh sebanyak 3 kali seminggu dan kelompok yang minum teh kurang dari tiga kali seminggu.

Hasilnya, orang usia 50 tahun yang rutin minum teh akan mengembangkan penyakit jantung koroner dan stroke 1,41 tahun kemudian. Mereka juga hidup 1,26 tahun lebih lama daripada peserta yang jarang minum teh.

Dengan demikian, asupan teh secara rutin dalam jangka panjang mungkin memberikan efek baik bagi kardioprotektif. Dalam sub-analisis, minum teh hijau juga dikaitkan dengan risiko sekitar 25 persen lebih rendah untuk penyakit jantung, stroke dan semua penyebab kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Terbaru, Rajin Minum Teh Mampu Meningkatkan Kesehatan Otak

Temuan Terbaru, Rajin Minum Teh Mampu Meningkatkan Kesehatan Otak

Health | Minggu, 05 Januari 2020 | 16:00 WIB

4 Pilihan Teh untuk Menghangatkan Tubuh saat Musim Hujan

4 Pilihan Teh untuk Menghangatkan Tubuh saat Musim Hujan

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 15:00 WIB

Ketahui Khasiat dari Lebih Banyak Konsumsi Sayuran daripada Daging

Ketahui Khasiat dari Lebih Banyak Konsumsi Sayuran daripada Daging

Health | Senin, 30 Desember 2019 | 19:12 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×