Ilmuwan Bongkar Alasan China Jadi Sumber Penyakit Baru Seperti Virus Corona

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:40 WIB
Ilmuwan Bongkar Alasan China Jadi Sumber Penyakit Baru Seperti Virus Corona
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan Bongkar Alasan China Jadi Sumber Penyakit Baru Seperti Virus Corona

Virus corona baru dari China menjadi ancaman bagi kesehatan global di awal tahun 2020. Setidaknya ada 17 orang meninggal dengan lebih dari 600 lainnya positif terinfeksi penyakit ini.

Merujuk pada sejarah, ini bukanlah kali pertama China menjadi ground zero alias titik permulaan penyakit infeksi yang akhirnya menjadi ancaman kesehatan global. Pada tahun 2002, Severe acute respiratory syndrome (SARS) menginfeksi lebih dari 8.000 orang dengan 774 di antaranya meninggal dunia.

Muncul pertanyaan, apa penyebab China sering mengalami wabah penyakit infeksi?

Dilansir BBC,Profesor Mark Woolhouse, pakar epidemiologi penyakit menular dari University of Edinburgh, Skotlandia, menyebut setidaknya ada dua jawaban untuk pertanyaan tersebut.

Pertama, Prof Woolhouse menyebut China merupakan negara besar dengan populasi hampir 1,4 miliar jiwa. Sebagian besar di antaranya tinggal di kota dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

Alasan kedua, hampir seluruh masyarakat China, terutama yang tinggal di daerah perkotaan padat penduduk, belum mengaplikasikan standar higienitas yang baik. Tingginya kontak dengan hewan, tanpa pengamanan yang cukup, membuat risiko penularan infeksi penyakit dari hewan ke manusia meningkat.

"Tidak mengherankan wabah berikutnya terjadi di China, atau dari bagian bumi sebelah sana," tutur Woolhouse.

Pakar virologi dari University of Nottingham, Profesor Jonathan Ball, menyebut dugaan awal virus corona baru ini bermula di pasar ikan kota Wuhan. Di mana, mamalia laut seperti paus Beluga yang lazim dijual-belikan di China, memiliki kemampuan membawa virus corona.

baca juga
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

Namun tak menutup kemungkinan, virus corona baru ini juga bisa berasal dari ayam, kelelawar, kelinci, hingga ular yang juga diperjualbelikan di tempat yang sama.

Ia mencontohkan penularan SARS yang awalnya bermula dari kelelawar lalu menular ke kucing sebelum akhirnya menginfeksi manusia. Ada pula penyakit MERS yang sebelum menginfeksi manusia, lebih dahulu mewabah di unta.

"Sampai saat ini belum ada yang berhasil menemukan hewan apa yang bertanggung jawab terhadap virus corona baru. Jika penyebab sudah ditemukan, maka penanganannya akan lebih mudah," tutup Ball.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singapura Umumkan Kasus Virus Corona Pertama di Negaranya

Singapura Umumkan Kasus Virus Corona Pertama di Negaranya

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:37 WIB

Hits: Radang Tenggorokan Dikira Virus Corona, Menkes Terawan Buktikan Aman

Hits: Radang Tenggorokan Dikira Virus Corona, Menkes Terawan Buktikan Aman

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:26 WIB

Kasus Virus Corona di China: Segala yang Perlu Anda Ketahui

Kasus Virus Corona di China: Segala yang Perlu Anda Ketahui

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

×