Bukan Masker N95, Ahli Sarankan Masker Bedah Tangkal Virus Corona Wuhan!

Dany Garjito | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 26 Januari 2020 | 09:03 WIB
Bukan Masker N95, Ahli Sarankan Masker Bedah Tangkal Virus Corona Wuhan!
Ilustrasi masker bedah (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pakar penyakit menular dan Kementerian Kesehatan (kemenkes) di Singapura mengatakan bahwa masyarakat tidak boleh menggunakan masker N95 untuk melindungi diri dari virus corona Wuhan, China.

Ahli menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker bedah dibandingkan masker N95 dalam mencegah penularan virus corona.

Karena, masker bedah bisa membantu mengurangi penyebaran virus dan lebih praktis digunakan masyarakat umum.

Masker ini bisa membantu memblokir tetesan atau percikan dari mulut dan hidung pemakai. Selain itu, masker bedah membantu mengurangi paparan air liur pemakai dan sekresi pernapasan kepada orang lin.

Di sisi lain, masker N95 sendiri dirancang untuk menyaring partikel udara secara efektif. Masker ini lebih cocok digunakan selama situasi kabut asap.

Direktur eksekutif Pusat Penyakit Menular Nasional Leo Yee Sin dilansir oleh asiaone.com, mengatakan masker N95 tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum. Biasanya masker ini digunakan oleh petugas medis.

Masker N95 bukan untuk menangkal virus corona [shutterstock]
Masker N95 bukan untuk menangkal virus corona [shutterstock]

"Tidak ada gunanya Anda memakai masker N95, karena masker ini tidak melindungi Anda dari virus," jelas Leo Yee.

"Khusus masyarakat umum, saran kami gunakan masker bedah biasa ketika jatuh sakit, bukan masker N95," jelas Koh Peng Keng dari Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, orang yang sakit juga memiliki tanggung jawab sosial agar tidak menularkannya pada orang lain. Caranya, patuhi penggunaan masker bedah untuk mencegah tetesan dari mulut dan hidungnya. Lalu segera mengunjungi dokter.

Bahkan orang boleh saja membeli masker dalam jumlah banyak sebagai stok jika takut kehabisan. Karena masker bedah ini masih sangat baik dalam jangka waktu 6 bulan.

Sebelumnya, banyak orang menggunakan masker N95 karena menilai penyebaran virus corona ini sangat berbahaya dan cepat. Sehingga mereka mengira masker N95 adalah masker yang paling tepat dan aman untuk melindungi diri.

"Penularan virus corona dari manusia ke manusia sepertinya cukup serius. Jadi saya memutuskan untuk membeli masker N95 begitu saya tahu ditemukan kasus virus corona di Singapura," kata Jennifer Tan, seorang ibu rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Fakta Terbaru Seputar Wabah Virus Corona dari China

Deretan Fakta Terbaru Seputar Wabah Virus Corona dari China

News | Minggu, 26 Januari 2020 | 06:08 WIB

Ternyata, Bill Gates Sudah Prediksi Ancaman Virus Corona

Ternyata, Bill Gates Sudah Prediksi Ancaman Virus Corona

Tekno | Minggu, 26 Januari 2020 | 05:40 WIB

Kembali dari Guangzhou, Kru Lion Air Diisolasi di RS Kandouw

Kembali dari Guangzhou, Kru Lion Air Diisolasi di RS Kandouw

Health | Minggu, 26 Januari 2020 | 00:05 WIB

Terkini

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB