Sibuk Urus Pasien Virus Corona, Petugas Medis Sampai Pakai Popok Dewasa

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 28 Januari 2020 | 10:16 WIB
Sibuk Urus Pasien Virus Corona, Petugas Medis Sampai Pakai Popok Dewasa
Petugas medis di Rumah Sakit Wuhan China menangani pasien pengidap virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Banyaknya korban yang yang positif terinfeksi virus corona mulai membuat petugas medis di China kewalahan.

Tanpa jeda, para petugas medis terus menerima dan mengatasi kondisi pasien yang terinfeksi virus corona. Belum lagi, puluhan pasien virus corona yang sudah dinyatakan meninggal dunia.

Meningkatnya jumlah pasien virus corona ini membuat petugas medis sampai tidak sempat pergi toilet. Akibatnya, mereka pun menggunakan popok dewasa karena terlalu sibuk merawat pasien virus corona.

Menurut Business Insider, dilansir oleh worldofbuzz.com, ganasnya penyebaran virus corona di Wuhan membuat kota ini dijuluki "Zombieland" karena banyak orang memilih tinggal di dalam rumah demi melindungi diri dari virus corona.

Baru-baru ini, seorang warganet pun membagikan video kondisi di suatu rumah sakit di China. Lorong-lorong rumah sakit itu penuh dengan pasien yang terinfeksi dan meninggal dunia akibat virus corona.

Virus Corona. (Antara)
Virus Corona. (Antara)

Para petugas medis juga terlihat sibuk merawat pasien terinfeksi virus corona yang masih bertahan hidup. Saking banyaknya, sejumlah pasien meninggal terlihat ditidurkan di lantai.

Berdasarkan laporan The Washington Post, staf medis perlu mengenakan popok dewasa karena tidak memiliki waktu untuk pergi ke toilet.

Selain itu, mereka melakukannya agar tidak perlu melepas pakaian pelindungnya yang bisa saja robek jika tergesa-gesa ke toilet. Jika tidak, kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus corona pada mereka.

Apalagi kondisi sejumlah rumah sakit sudah mulai kekurangan pakaian hazmat, masker dan kacamata pelindung untuk petugas medis. Sehingga mereka perlu menjaga pakaiannya.

baca juga

"Kami tahu bahwa pakaian pelindung yang kami kenakan bisa jadi stok yang terakhir. Jadi kami tidak bisa membuang apapun dari pakaian pelindung ini," kata dokter di Rumah Sakit Union Wuhan via Weibo.

Seorang petugas medis di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1), menangani pasien yang terduga terkena virus corona. (ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii)
Seorang petugas medis di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1), menangani pasien yang terduga terkena virus corona. (ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii)

Meski begitu, sejumlah dokter dan tenaga medis juga khawatir tertular virus corona karena makin banyaknya pasien yang terinfeksi tanpa henti.

Candice Qin, seorang terapis yang berbasis di Beijing mengatakan seorang dokter merasa sangat hancur ketika mengetahui dirinya positif terinfeksi virus corona dari pasiennya.

Jadi, ia mengisolasi diri di apartemennya dan tidak bisa memberi tahu orangtuanya karena merasa tidak berdaya dan kesepian.

"Saya pikir ini merupakan tekanan bagi setiap dokter dan perawat di Wuhan, baik secara fisik maupun mental. Kita tahu semua pasien pasti khawatir, tetapi dokter juga manusia," kata Qin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tewas Virus Corona di China Kini Tembus 106 Orang

Korban Tewas Virus Corona di China Kini Tembus 106 Orang

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 10:10 WIB

Teror Corona, Menpar Wishnutama: Turis China Tak Dilarang ke Indonesia

Teror Corona, Menpar Wishnutama: Turis China Tak Dilarang ke Indonesia

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 10:00 WIB

Virus Corona Masuk Jerman, 1 Orang di Starnberg Diisolasi

Virus Corona Masuk Jerman, 1 Orang di Starnberg Diisolasi

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 09:55 WIB

IHSG Dibuka Kebakaran Imbas Virus Corona

IHSG Dibuka Kebakaran Imbas Virus Corona

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2020 | 09:50 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×