Pemprov Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Vania Rossa

Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB
Pemprov Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses
Ilustrasi MBG. (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
baca 10 detik
  • Pemerintah mendorong perluasan Program Makan Bergizi Gratis ke wilayah sulit dijangkau.
  • Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau telah berkoordinasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal terkait usulan tersebut.
  • Usulan perluasan cakupan diajukan agar anak-anak di kampung tertinggal dapat segera menerima program bantuan makanan bergizi.

Suara.com - Pemerintah mendorong perluasan cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah wilayah yang sulit dijangkau akibat keterbatasan akses dan infrastruktur.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau mengatakan, wilayah dengan kondisi geografis dan akses yang terbatas perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan program MBG, terutama karena kebutuhan masyarakat di daerah tersebut cukup besar.

“Komitmen kami untuk 3T itu menjadi prioritas. Kami ingin anak-anak di kampung-kampung yang sebetulnya dalam kondisi lebih membutuhkan ini bisa mendapatkan MBG,” ujar Ahmad dalam keterangannya.

Menurut Ahmad, Pemprov Papua Barat Daya telah berkoordinasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk membahas cakupan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dalam pelaksanaan program tersebut.

Saat ini, Kabupaten Maybrat dan Tambrauw termasuk wilayah 3T berdasarkan ketentuan pemerintah pusat.

Namun, Pemprov Papua Barat Daya menilai sejumlah wilayah di Kabupaten Sorong dan Sorong Selatan juga menghadapi kondisi serupa, terutama dari sisi aksesibilitas.

Atas dasar itu, pemerintah provinsi telah mengusulkan perluasan cakupan wilayah melalui surat Gubernur Papua Barat Daya kepada pemerintah pusat.

Usulan tersebut disampaikan setelah Pemprov Papua Barat Daya berkomunikasi dengan Direktur Daerah Tertinggal Kemendes PDT.

Ahmad berharap kondisi di lapangan dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat dalam menentukan cakupan pelaksanaan MBG, sehingga program tersebut juga dapat menjangkau anak-anak di kampung yang sulit diakses.

baca juga

“Yang penting jalan supaya anak-anak kita di kampung-kampung yang sebetulnya lebih membutuhkan ini bisa mendapatkan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Terkini

Pemprov Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemprov Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

×