Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 28 Januari 2020 | 11:54 WIB
Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS
Virus Corona. (Antara)

Suara.com - Sekarang virus corona Wuhan telah merenggut nyawa lebih dari 80 orang. Bahkan, orang yang positif terinfeksi virus corona pun mencapai lebih dari 2.000 orang secara global.

Virus corona yang memengaruhi sistem pernapasan ini pun sudah menyebar ke sejumlah negara lain di luar China, seperti Thailand, Amerika Serikat, Singapura dan lainnya.

Pejabat kesehatan di Inggris pun memeringatkan kalau kasus virus corona ini kemungkinan besar juga ditemukan di Inggris. Sejauh ini, mereka telah menguji 50 orang.

Departemen Kesehatan mengatakan risiko virus corona di Inggris masih terhitung rendah. Tetapi, mereka tetap memantau perkembangan dan penyebaran virus mematikan ini.

Di China sendiri, dilansir oleh mirror.co.uk, setidaknya sudah 10 kota dengan 33 juta orang telah diisolasi dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona, terutama Wuhan yang merupakan tempat munculnya virus corona.

Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock)
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock)

Pemerintah Inggris juga memutuskan untuk menutup akses transportasi yang masuk dan keluar dari China sementara waktu. Mereka pun meminta warganya yang masih di wilayah terdampak agar segera kembali dengan melalui tes kesehatan.

David Marland, seorang guru asal Inggris yang tinggal di pusat wabah virus corona Wuhan pun sempat melalui tes kesehatan ketika kembali ke negaranya.

Ia tinggal lima menit dari pasar hewan dan makanan laut di Wuhan meyakini bahwa virus corona ini mirip seperti SARS yang bisa ditularkan antar manusia.

Para ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia juga memeringatkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi virus corona dapat berlipat ganda setiap harinya.

baca juga
Virus Corona yang mewabah di Wuhan, China. (Shutterstock)
Virus Corona yang mewabah di Wuhan, China. (Shutterstock)

Pihaknya juga berpendapat virus corona jauh lebih sulit dikendalikan daripada SARS dan Ebola. Karena, manusia yang terinfeksi virus ini bisa tidak menunjukkan gejala apapun.

Bahkan, seseorang mungkin tak menyadari sudah terinfeksi virus corona dan melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasanya.

"Kasus ini seperti game changer, artinya infeksi jauh lebih menular daripada yang kita temui sebelumnya. Kondisinya juga jauh lebih buruk," kata Dr William Schaffner, seorang spesialis penyakit menular di Vanderbilt University Medical Center.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Siloam Jember Tampik Rawat Pasien Suspect Virus Corona

RS Siloam Jember Tampik Rawat Pasien Suspect Virus Corona

Jatim | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:33 WIB

Tiga Rumah Sakit di Jateng Disebut Merawat Pasien Suspect Corona

Tiga Rumah Sakit di Jateng Disebut Merawat Pasien Suspect Corona

Jawa Tengah | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:30 WIB

Corona, Menpar Alihkan Promosi Wisata di Wuhan, ke AS, Australia dan Eropa

Corona, Menpar Alihkan Promosi Wisata di Wuhan, ke AS, Australia dan Eropa

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:29 WIB

Undang Sejumlah Menteri, Menko PMK Bahas Wabah Virus Corona

Undang Sejumlah Menteri, Menko PMK Bahas Wabah Virus Corona

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

×