Punya Ruang Isolasi, RS Eka Mengaku Siap Terima Pasien Corona

Silfa Humairah Utami | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 03 Februari 2020 | 17:07 WIB
Punya Ruang Isolasi, RS Eka Mengaku Siap Terima Pasien Corona
Ilustrasi paru-paru yang terinfeksi virus corona wuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Punya Ruang Isolasi, RS Eka Mengaku Siap Terima Pasien Corona

Setelah menerima pasien suspect virus corona baru atau novel coronavirus (2019-nCoV) dan dipastikan negatif. RS Eka Hospital Cibubur, Bogor, Jawa Barat, memastikan siap menerima segala jenis pasien apapun, termasuk pasien suspect corona sekalipun.

Ini karena RS Eka disebut sudah dilengkapi dengan ruang isolasi yang bisa di-setting bertekanan negatif ataupun positif. Dimana ruangan dengan setting ini sangat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran kuman termasuk corona virus sekalipun.

"Tentunya kita sebagai rumah sakit selalu siap dalam penanganan corona, IGD, setiap lantai kita punya ruang isolasi, artinya sebagai rumah sakit kita siap untuk menanggung segala macam penyakit pasien," ujar Direktur Eka Hospital, dr. Feirlita saat konferensi pers di Kota Wisata, Cibubur Bogor, Jawa Barat, Senin (3/2/2020).

Tidak kurang dari 5 kamar isolasi dimiliki RS Eka, dan ada 3 dokter spesialis paru-paru. Belum lagi ditambah penyuluhan dan rapat tentang perkembangan terbaru kasus kesehatan yang selalu di update, khususnya penyuluhan yang diberikan dinas kesehatan setempat.

"Setiap pasien kami lengkapi dengan pengetahuan yang baik. Setiap hari setiap pagi kami mengadakan brefieng terkait kasus ini. Jadi saat tadi ada dugaan, kami melakukan sesuai SOP yang ada," jelasnya.

Adapun prosedur yang digunakan RS Eka Hospital saat ada mereka yang terduga suspect corona, yang harus dilakukan adalah mereka masuk dari IGD lalu diperiksa dokter untuk dilihat gejala. Khususnya juga diinvestigasi apakah memiliki riwayat perjalanan dari China.

"Pastikan lewat IGD pintu masuk, dokter lihat, ada panas 40 derajat, atau dari China baru pulang, masih kurun waktu 14 hari. Kami langsung ada penanganan khusus, jadi lebih cepat ditangkap, seperti ini ada kriteria-kriteria itu ada, ya kita lakukan prosedurnya kami lapor ke dinas, dan dinas meneruskan kepada pihak terkait," paparnya.

Seperti pasien kemarin saat dinyatakan suspect atau dicurigai dengan memiliki gejala pneumonia setelah pulang dari China, ia langsung diisolasi. Sambil menunggu hasil dari balitbangkes untuk hasil positif atau negatif virus corona.

Hingga kini RS Eka baru menerima satu pasien suspect dan telah dinyatakan negatif. Dari yang tadinya dirawat di ruang isolasi, kini pasien telah dipindahkan ke ruangan reguler perawatan biasa. Dan nantinya ketika dinyatakan benar-benar pulih, pasien dipersilahkan pulang kembali ke rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Virus Corona, Tetapi Hoaksnya yang Pusingkan Menkes

Bukan Virus Corona, Tetapi Hoaksnya yang Pusingkan Menkes

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 16:06 WIB

Soal Bacaan Iqro dan Virus Corona, Istri Opick Panen Hujatan

Soal Bacaan Iqro dan Virus Corona, Istri Opick Panen Hujatan

Entertainment | Senin, 03 Februari 2020 | 16:03 WIB

Dinkes DIY Lacak Warga Jogja yang Ikut Dievakuasi dari Wuhan ke Natuna

Dinkes DIY Lacak Warga Jogja yang Ikut Dievakuasi dari Wuhan ke Natuna

Jogja | Senin, 03 Februari 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB