Array

Hari Kanker Sedunia, Menteri Terawan Sebut Gaya Hidup Ini Harus Diubah

Selasa, 04 Februari 2020 | 15:19 WIB
Hari Kanker Sedunia, Menteri Terawan Sebut Gaya Hidup Ini Harus Diubah
Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto(pinggir kanan) dan Prof Dr dr Soehartati (pinggir kiri) saat peresmian PKaT RSCM bersamaan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) yang jatuh pada hari ini, Selasa (4/2/2020). (Suara.com/Silfa Humairah)

Suara.com - Hari Kanker Sedunia, Menteri Terawan Sebut Gaya Hidup Ini Harus Diubah

Seiring dengan tingginya tren merokok, gaya hidup tidak sehat maupun penyebab lain terutama infeksi yang seringkali terjadi pada negara berkembang. Menjadikan kanker sebagai penyakit kronis yang angkanya terus menanjak tinggi.

Menurut perkiraan WHO dan IARC, kasus baru kanker dapat meroket mencapai angka 29,5 juta dan menyebabkan kematian 16,3 juta orang ditahun 2040. Dengan populasi mendekati 266 juta jiwa dan 348.809 kasus baru kanker di tahun 2018, diperkirakan kasus kanker akan meningkat sebesar 65,1% dalam 22 tahun di Indonesia.

"Sama-sama harus waspada, terapkan gaya hidup sehat, tren lifestyle yang tidak baik untuk tubuh harus diubah, kesadaran juga penting untuk melakukan check up. Saya mendukung penuh RSCM (RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo) menyediakan fasilitas lengkap hingga Pelayanan Kanker Terpadu (PKaT) RSCM bersamaan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day)," kata Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, saat menghadiri peresmian PKaT bersamaan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) yang jatuh pada hari ini, Selasa (4/2/2020). 

Banyaknya masyarakat yang belum terliterasi dengan baik, menyebabkan rendahnya awareness tentang pencegahan, tanda dan gejala, maupun penanganan kanker yang tepat. Selain itu upaya preventif yang belum sepenuhnya dibudayakan di kalangan masyarakat, faktor ekonomi, sosial dan geografis pada negara kepulauan ini seringkali menjadi penghambat bagi pasien untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

"Semoga awareness terkait kanker semakin dirasakan untuk mencegah dan menekan angka pasien untuk ke depannya," katanya.

Dalam hal ini, Prof Dr dr Soehartati, SpRad, Onk.Rad saat peresmikan Pelayanan Kanker Terpadu (PKaT) menyatakan dengan peningkatan angka harapan hidup dan pergeseran tren lifestyle, menjadikan kanker sebagai penyakit kronis yang angkanya terus menanjak tinggi.

Gagasan Pelayanan Kanker Terpadu RSCM memiliki Center of Excellence bertaraf internasional dengan pelayanan multidisiplin mulai dari bidang preventive medicine, diagnosis, terapi dan continuing
care, berpadu bersama untuk memberikan layanan terbaik dalam mengalahkan kanker. Terobosan mesin Radioterapi Halcyon (pertama di Indonesia), 4D CT Simulator (pertama di Rumah sakit pemerintah), dan Versa-HD, yang dengan ketiganya menjadi pelopor teknologi radioterapi 4D di Indonesia sehingga membantu penanganan kanker melalui sinar radioterapi maupun radiosurgery yang dapat dilakukan dengan presisi tinggi, cepat, lebih tidak invasif serta lebih user and patient friendly.

Baca Juga: Mulai Batasi, Keseringan Minum Soda Dapat Meningkatkan Risiko Kanker

"Red Carpet Service yang ditawarkan menjadi esensi penting dalam membantu meningkatkan
Quality of Life dan memperpanjang hidup pasien kanker," katanya.

Selain peresmian PKaT, masih dalam rangka merayakan World Cancer Day 2020, RSCM imbau kepada masyarakat mengenai pengtahuan soal kanker, dan meningkatkan awareness publik secara luas.

"RSCM menggelar kegiatan berupa antara lain, skrining kanker leher rahim (pemeriksaan IVA), kanker payudara (pemeriksaan SADANIS), kanker prostat (pemeriksaan kadar PSA) untuk karyawan RSCM,  talkshow mengenai kanker dan masih banyak kegiatan pendukung lainnya dalam World Cancer Day tahun ini," jelasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI