alexametrics

Millen Cyrus Singgung Tanam Rahim, Ketahui Prosedur Operasi dan Risikonya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Millen Cyrus Singgung Tanam Rahim, Ketahui Prosedur Operasi dan Risikonya!
Gaya Liburan Seksi Millendaru (instagram.com/millencyrus)

Millen Cyrus ingin melakukan operasi tanam rahim agar bisa hamil, tetapi prosedurnya tentu sangat rumit dan butuh waktu lama.

Suara.com - Belakangan sempat heboh Millen Cyrus atau Millendaru, yang merupakan keponakan Ashanty diduga melakukan operasi ganti kelamin. Selain itu, Millen Cyrus juga sempat menyinggung soal tanam rahim.

Saat divideo oleh temannya ketika berbaring di rumah sakit, Millen Cyrus mengaku ingin menjadi cinderella dan melakukan tanam rahim agar bisa hamil.

"Sekalian tanam rahim, kata dokternya bisa dari samping. Biar bisa hamil anak beruang," kata Millen Cyrus sebagaimana diunggah oleh akun Instagram @lambeturah_official.

Seperti yang sudah Anda ketahui, operasi tanam rahim atau transplantasi rahim biasanya dilakukan pada wanita yang terlahir tanpa rahim atau rahimnya tidak berfungsi.

Baca Juga: Update Virus Corona di Indonesia: 40 Orang Negatif, 2 Masih dalam Observasi

Pada pria atau wanita transgender, tindakan tanam rahim tentu lebih rumit, baik secara persiapannya dan prosedurnya.

Mereka tidak hanya perlu melakukan operasi ganti kelamin untuk membuat saluran vagina, tetapi juga melakukan pelebaran pinggul dan menyiapkan ruang untuk transplantasi rahimnya.

Gaya Liburan Seksi Millendaru (instagram.com/millencyrus)
Gaya Liburan Seksi Millendaru (instagram.com/millencyrus)

Prosedur dan risiko operasi tanam rahim

Dilansir oleh Businessinder.sg, ahli bedah akan memulai prosedur dengan mengangkat rahim dan bagian dari vagina yang didonorkan. Biasanya organ tubuh ini didonorkan oleh orang yang sudah meninggal.

Karena, prosedur ini sangat berisiko dengan melibatkan pemisahan pembuluh darah rahim yang melilit tabung dari kandung kemih.

Baca Juga: Beberapa Pengobatan Kanker Bisa Sebabkan Infertilitas, Apa Saja?

Selanjutnya, rahim akan dipindahkan atau ditransplantasikan pada orang yang masih hidup. Ahli bedah akan melakukannya dengan menghubungan arteri dan vena di kedua sisi rahim.

Komentar