WNA Kanada Suspect Corona Setelah dari Indonesia, Ini Kata Kemenkes

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 06 Februari 2020 | 19:05 WIB
WNA Kanada Suspect Corona Setelah dari Indonesia, Ini Kata Kemenkes
Ilustrasi virus Corona (coronavirus) Wuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar seorang remaja warga negara Kanada yang suspect atau dicurigai terinfeksi virus corona atau novel coronavirus (2019-nCoV) setelah dari Indonesia, cukup membuat khawatir masyarakat.

Fakta ini membuat masyarakat meragukan kemampuan pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, dalam mendeteksi virus yang mematikan ini di Indonesia. Pandangan ini langsung dibantah Kemenkes secara tegas.

"Itu bukan berarti kita tidak punya kemampuan, tetapi kalau kita lihat, berarti kemungkinan pada waktu itu diperiksa belum masuk ke virus corona," ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr. Wiendra Maworuntu, M.Kes, di Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

Virus corona sendiri memang membutuhkan masa inkubasi untuk memantau gejala virusnya, seperti pneumonia, yakni demam, pilek, batuk, dan sesak napas. Apalagi, kata Wiendra, status WNA itu masih suspect alias belum negatif maupun positif, dan masih diperiksa.

"Kalau misalnya pada waktu dia di Indonesia belum masuk gejalanya, pasti negatif," ungkap Wiendra.

Wiendra juga amat yakin jika saat berada di Indonesia, WNA berusia 17 tahun itu belumlah terjangkit virus atau mengalami gejala pneumonia, karena adanya masa inkubasi tersebut.

"WN Kanada itu, kalau menurut saya, mungkin waktu dia di Indonesia belum masuk. Karena kan masa inkubasi tadi bisa sampai 14 (hari) setidaknya," imbuhnya.

Sekedar informasi, masa inkubasi 14 hari itu digunakan untuk melihat adakah gejala-gejala tertentu yang menandakan adanya virus itu masuk ke tubuh. Aturan dan pedoman ini disampaikan Menkes Terawan sesuai prosedur yang telah ditetapkan WHO pada awal-awal virus ini mewabah.

Sementara, kabar remaja itu telah melakukan perjalanan ke Indonesia, sebelum akhirnya pingsan di Malaysia, disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Datuk Seri Dzulkefly Ahmad. Dzulkefly mengungkap, WNA yang tak lain seorang gadis itu sebelumnya tiba-tiba pingsan di pusat kota Kuala Lumpur (KLCC) pada Rabu, 5 Februari 2020 lalu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertular Virus Corona Usai Antar Penumpang, Sopir Taksi Akhirnya Sembuh

Tertular Virus Corona Usai Antar Penumpang, Sopir Taksi Akhirnya Sembuh

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 17:03 WIB

Kepala Lembaga Eijkman: Indonesia Sudah Punya Alat Deteksi Virus Corona

Kepala Lembaga Eijkman: Indonesia Sudah Punya Alat Deteksi Virus Corona

Tekno | Kamis, 06 Februari 2020 | 16:54 WIB

Update Virus Corona di Indonesia: 43 Negatif, 4 Masih Diobservasi

Update Virus Corona di Indonesia: 43 Negatif, 4 Masih Diobservasi

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×