China Uji Klinis Antivirus Remdesivir untuk Obati Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:47 WIB
China Uji Klinis Antivirus Remdesivir untuk Obati Virus Corona
Ilustrasi virus Corona (coronavirus) Wuhan. (Shutterstock)

Suara.com - China telah memulai uji klinis untuk obat remdesivir dalam pengobatan virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan. Seorang pria usia 68 tahun dengan gejala serius menjadi pasien pertama yang diberikan obat tersebut.

Namun, Gilead Sciences Inc yang mengembangkan remdesivir, mengatakan obat tersebut belum berlisensi atau disetujui secara global. Selain itu, remdesivir juga belum terbukti aman atau efektif untuk pengobatan infeksi virus corona.

Perusahaan itu juga telah mengajukan permohonan paten untuk menggunakannya sebagai obat virus corona di China dan beberapa wilayah lainnya.

Seakarang ini dilansir oleh The Indian Awaaz, fokusnya menentukan potensi remdesivir sebagai pengobatan virus corona novel 2019, daripada membahas perizinan wajib dan lainnya untuk pembuatan obat.

Sebelumnya, Institut Virologi Wuhan mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan paten untuk menggunakan remdesivir sebagai obat virus corona pada 21 Januari 2020, yang memicu perdebatan di media sosial China.

Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengecekan suhu tubuh seorang warga saat sosialisasi mengenai Virus Corona di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengecekan suhu tubuh seorang warga saat sosialisasi mengenai Virus Corona di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sementara itu, Otoritas Kesehatan China telah mengonfirmasi kasus kematian baru akibat virus corona bertambah 73 orang. Dengan begitu, jumlah korban meninggal akibat virus corona mencapai 638 secara global, termasuk satu orang di Filipina.

Menurut data yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional China, kasus virus corona telah mencapai 31.211. Lalu, sekitar 240 kasus telah dikonfirmasi di luar negeri.

Mayoritas kematian berasal dari Hubei, pusat wabah virus corona. Komisi Kesehatan Hubei pun mengatakan total korban meninggal dunia sudah meningkat menjadi 618. Dalam kasus yang dipulihkan, jumlah korbannya mencapai 387 dan total pasien yang berhasil disembuhkan mencapai 1.542.

Di samping itu, Xiaogan salah satu kota terdekat dengan Wuhan yang telah menjadi kota kedua di China setelah Hubei dengan jumlah korban virus corona lebih dari 2.000.

baca juga

Jepang juga telah menemukan 41 kasus virus corona tambahan di atas kapal pesiar Diamond Princess membawa lebih dari 3.700 orang, sehingga jumlah total yang terinfeksi menjadi 61 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Guru Besar UIN Sunan Ampel, Ruqyah Bisa Sembuhkan Pasien Corona

Kata Guru Besar UIN Sunan Ampel, Ruqyah Bisa Sembuhkan Pasien Corona

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:24 WIB

Mahfud MD Sebut Pemerintah Sempat Kaget Evakuasi WNI dari Wuhan ke Natuna

Mahfud MD Sebut Pemerintah Sempat Kaget Evakuasi WNI dari Wuhan ke Natuna

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:12 WIB

Viral Video Pemuda Cina di Italia Lawan Sentimen Rasis Virus Corona

Viral Video Pemuda Cina di Italia Lawan Sentimen Rasis Virus Corona

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:18 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×