Ahli Temukan Tes Darah Bisa Deteksi Penyebab Kebutaan Tanpa Gejala

Galih Priatmojo, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 08 Februari 2020 | 19:54 WIB
Ahli Temukan Tes Darah Bisa Deteksi Penyebab Kebutaan Tanpa Gejala
Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)

Suara.com - Kebutaan salah satu masalah yang paling umum di dunia tanpa menimbulkan gejala. Dalam mengatasi hal ini, para ilmuwan pun mencari cara untuk mendeteksi peyebab kebutaan.

Tes darah dapat membantu mendiagnosis penyebab kebutaan paling umum di dunia, yang seringkali gejalanya tidak muncul.

Dilansir dari Daily Mail, para ilmuwan menemukan pasien degenerasi makula terkait usia yang memiliki kadar protein FHR-4 memiliki risiko kebutaan jauh lebih tinggi.

Sehingga terobosan tes darah ini diharapkan bisa menjadi pedoman mengembangkan obat-obatan yang lebih efektif.

Dokter mata dari Universitas Manchester juga mengharapkan penemuan ini bisa membantu memprediksi orang yang lebih berisiko mengalami kebutaan.

Ilustrasi mata buta. (Shutterstock)
Ilustrasi mata buta. (Shutterstock)

Profesor Paul Bishop telah melakukan penelitian terhadap 1.000 pasien untuk membuktikan FHR-4 berperan dalam penyebab kebutaan.

Hasilnya, degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah penyebab paling umum kebutaan yang menyerang 600 ribu orang dewasa di Inggris dan kurang dari 2 juta di Amerika Serikat.

Profesor Bishop mengatakan penelitian ini juga mencari cara untuk memprediksi risiko penyakit dengan hanya mengukur kadar FHR-4 dalam darah.

"Penelitian ini juga mencari cara baru untuk pengobatan dengan mengurangi kadar FHR-4 dalam darah untuk mengembalikan fungsi sistem kekebalan di mata," kata Bishop dikutip dari Daily Mail.

Aanlisis lebih lanjut dari mata yang disumbangkan untuk penelitian medis ini menunjukkan adanya faktor terkait protein FHR-4 di makula.

Pada pasien dengan makula, mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan sentral berhenti berfungsi secara efektif.

Kondisi ini menyebabkan penglihatan sentral menjad kabur, lalu menimbulkan gejala seperti kesulitan membaca dan masalah mengenali wajah orang.

AMD biasanya memengaruhi kedua mata, tetapi kecepatan perkembangannya bisa bervariasi di antara kedua mata. Kondisi ini diduga dipicu oleh penuaan, merokok dan genetika.

Perlu diketahui kembali, bahwa degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah kondisi mata tanpa rasa sakit yang menyebabkan hilangnya penglihatan sentral secara bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbaru, Tes Darah Disebut Bisa Memprediksi Waktu Menopause

Terbaru, Tes Darah Disebut Bisa Memprediksi Waktu Menopause

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 10:56 WIB

Balita 4 Tahun Alami Kebutaan, Awalnya Hanya Sakit Flu Biasa

Balita 4 Tahun Alami Kebutaan, Awalnya Hanya Sakit Flu Biasa

Health | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:16 WIB

Benarkah Lihat Gerhana Matahari Langsung Bisa Buta? Ini Faktanya

Benarkah Lihat Gerhana Matahari Langsung Bisa Buta? Ini Faktanya

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 16:59 WIB

Bayi Prematur Berisiko Mengalami Kebutaan, Ini Cara Mencegahnya

Bayi Prematur Berisiko Mengalami Kebutaan, Ini Cara Mencegahnya

Health | Sabtu, 21 Desember 2019 | 16:14 WIB

Nonton Drama Selama 3 Minggu, Pria 50 Tahun Alami Kebutaan dan Stroke

Nonton Drama Selama 3 Minggu, Pria 50 Tahun Alami Kebutaan dan Stroke

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 16:40 WIB

Dilempar Pensil Oleh Temannya, Remaja 13 Tahun ini Nyaris Alami Kebutaan!

Dilempar Pensil Oleh Temannya, Remaja 13 Tahun ini Nyaris Alami Kebutaan!

Health | Jum'at, 06 Desember 2019 | 08:40 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB