Sifilis: Kondom Tidak Menjamin 100 Persen Melindungi

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 12 Februari 2020 | 19:30 WIB
Sifilis: Kondom Tidak Menjamin 100 Persen Melindungi
Ilustrasi penyakit kelamin sifilis. (Shutterstock)

Suara.com - Data Kementerian Kesehatan RI menyebutkan sepanjang Juli hingga September 2019, tercatat ada sebanyak 1.586 pasien sifilis yang diobati di Indonesia. Sebagian dari mereka terdiri dari beragam kelompok risiko terkait hubungan seks, seperti wanita pekerja seks (WPS), pria pekerja seks (PPS), lelaki seks dengan lelaki (LSL), injection drug user (IDU), waria, pasutri, hingga pelanggan pekerja seks.

Nah, jika memperhatikan mereka yang menjadi pasien sifilis, biasanya penyakit ini diakibatkan melakukan hubungan seks dengan orang yang sudah terjangkit sifilis. Dan banyak yang mengira solusi penyakit seksual ini bisa dicegah dengan kondom. Benarkah?

Spesialis Kulit dan Kelamin RSCM Dr. dr. Wresti Indriatmi, SpKK(K), M.Epid, mengungkap kondom atau alat kontrasepsi tidak menjamin seutuhnya terlindungi dari bakteri Treponema pallidum yang menyebabkan sifilis. Apalagi jika sifilis tersebut ada di bagian yang tidak tertutupi kondom, seperti di selangkangan.

"Ingat ya, kondom tidak 100 persen melindungi, karena ada bagian yang tidak tertutupi, pangkalnya ini kan tidak ketutupan. Nah, pangkalnya ini bisa masuk HIV, sifilis, herpest, kutil, dan macam-macam. Tapi kalau untuk kencing nanah iya (melindungi), karena kan ketutupan," jelas Dr. Wresti di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Imbauan ini juga kerap disampaikan Dr. Wresti saat ada pasien dengan sifilis yang tidak kuat menahan keinginan seksual, atau mereka dengan libido tinggi. Memang, kondom kerap jadi pilihan terakhir yang dia anjurkan. Tapi selebihnya, ia menyarankan para pasien untuk menahan tidak melakukan hubungan intim sampai sifilis hilang.

"Saat melakukan hubungan seks, kita baru menganjurkan kondom kalau misalnya orang libidonya tinggi. Ada orang yang libidonya tinggi yang dia bilang, 'Aduh, dok, sehari saya nggak begituan uring-uringan saya, saya bisa pusing', karena itu saya bilang oke boleh pake kondom," ungkapnya.

Tentu saja anjuran itu disampaikan dengan pemaparan risiko bahwa kondom tidak melindungi seutuhnya.

"Jadi, biasanya kita beritahukan pada pasien begitu," imbuhnya.

Lalu, bagaimana dengan menjaga kebersihan setelah berhubungan seks, misalnya menggunakan sabun antiseptik di area intim. Ternyata hasilnya sama, tidak bisa melindungi. Apalagi, berhubungan seks pasti adanya gesekan, dan itu ternyata jadi salah satu cara penularan, karena membuat luka.

"Keburu masuk (kumannya) ke dalam kulitnya, jadi dibersihkan juga nggak bisa. Nggak menjamin, karena setiap hubungan ada luka, ada gesekan, gesekan itu kan perlukaan, kumannya masuk," pungkasnya.

Sementara itu, di RSCM sendiri terjadi peningkatan jumlah pasien yang berobat karena sifilis. Pada 2016, misalnya, tercatat 45 pasien, 2017 tercatat 49 pasien, dan 2018 meningkat menjadi 63 pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona, Warga Singapura Pakai Kondom di Jari saat Pencet Tombol Lift

Virus Corona, Warga Singapura Pakai Kondom di Jari saat Pencet Tombol Lift

News | Sabtu, 08 Februari 2020 | 14:11 WIB

Dua Kali Pakai Kondom tapi Tetap Hamil, Pria Ini Tuntut Produsennya

Dua Kali Pakai Kondom tapi Tetap Hamil, Pria Ini Tuntut Produsennya

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 20:39 WIB

Sering Ganti Pasangan Seks, Pria ini Terinfeksi Sifilis di Matanya!

Sering Ganti Pasangan Seks, Pria ini Terinfeksi Sifilis di Matanya!

Health | Sabtu, 28 Desember 2019 | 19:41 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB