Bukan Gangguan Jiwa, Ini Alasan Ganti Jenis Kelamin Menurut Psikiater

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:46 WIB
Bukan Gangguan Jiwa, Ini Alasan Ganti Jenis Kelamin Menurut Psikiater
Ilustrasi penggantian jenis kelamin alias transgender. [shutterstock]

Suara.com - Bukan Gangguan Jiwa, Ini Alasan Seseorang Ganti Jenis Kelamin Menurut Psikiater

Perbincangan mengenai penggantian jenis kelamin mencuat, pasca polisi mengungkap jenis kelamin Lucinta Luna yang ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba.

Dalam keterangannya, polisi menyebut Lucinta Luna sudah mengganti jenis kelamin secara hukum sejak Desember 2019 lalu. Publik pun mempertanyakan alasan seseorang mengganti jenis kelaminnya, apakah karena gangguan jiwa?

Anggapan ini dibantah keras oleh dr Alvina, SpKJ, psikiater dari RS Awal Bros. Dikatakan dr Alvina, orang yang melakukanperubahan jenis kelamin atau yang biasa disebut transgender tidak ada hubungannya dengan gangguan jiwa.

Ia mengatakan masyarakat perlu memahami bahwa transgender bukan sebuah penyakit sehingga tidak ada upaya di bidang medis untuk menyembuhkannya. Terdapat beberapa hal yang membuat seseorang mengubah jenis kelaminnya, misal orang tersebut merasa dirinya dilahirkan dengan jenis kelamin yang salah.

"Orang-orang yang memutuskan untuk mengubah jenis kelamin biasanya merasa dirinya tidak nyaman dengan jenis kelaminnya saat lahir," ujar Alvina, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Seorang transgender biasanya memang sejak dini merasa bahwa dirinya terperangkap dalam tubuh yang salah. Biasanya, transgender akan berusaha mengubah dirinya menjadi sesuai dengan jenis kelamin yang ia rasakan sebagai jenis kelaminnya.

Ilustrasi transgender. (Shutterstock)
Ilustrasi transgender. (Shutterstock)

Mengubah diri tentunya perlu waktu, tenaga, dan biaya sehingga perubahan juga disesuaikan dengan kondisi tersebut dan tentunya juga memikirkan faktor lingkungan.

"Transgender sendiri termasuk identitas gender sehingga bukan sesuatu gangguan jiwa yang membutuhkan terapi. Terapi psikiatri diperlukan bila seseorang mengalami gangguan jiwa, termasuk bila seorang transgender mengalami gangguan jiwa," ujarnya lagi.

baca juga

Identitas gender adalah pengalaman internal dan individual yang mendalam mengenai gender, sehingga seseorang tentu menghayatinya untuk dirinya sendiri. Para transgender sendiri pada umumnya tidak mempengaruhi orang lain untuk ikut mengubah
jenis kelaminnya.

Biasanya, para transgender akan merasa menjadi dirinya yang seutuhnya dan sebenarnya ketika mengubah jenis kelaminnya. Sama halnya seperti pergaulan cisgender, pergaulan transgender sendiri tentu berbeda-beda.

Cisgender sendiri adalah orang yang memiliki identitas gender yang sama dengan jenis kelamin saat lahir. Para transgender akan menjalani kehidupan seperti cisgender atau manusia pada umumnya setelah melakukan perubahan kelamin.

"Setelah mengubah jenis kelaminnya, para transgender berharap bisa merasa lebih baik, lebih tenang, dan lebih damai karena sudah menjadi dirinya secara utuh," terangnya lagi,

Artis Lucinta Luna berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Kamis (20/12).  [Foto/Suara.com]
Artis Lucinta Luna berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Kamis (20/12). [Foto/Suara.com]

Dampak yang dirasakan transgender setelah mengubah jenis kelamin tentu berbeda-beda. Ada yang mengalami bullying, stres, dan mungkin juga depresi. Nah, gangguan jiwa seperti depresi inilah yang membutuhkan terapi, bukan karena keinginan mengganti jenis kelaminnya.

"Sekali lagi, transgender itu sendiri bukan merupakan penyakit yang harus dilakukan terapi. Namun, mungkin dalam prosesnya, para transgender akan menjadi terbuka tentang transgender-nya dan mengalami penolakan atau ejekan atau hinaan yang bisa berdampak pada mentalnya sendiri. Pastinya, transgender akan merasa tidak nyaman saat masyarakat menghakimi atau mengejeknya," ungkapnya lagi.

Jika Anda mengenal seseorang yang melakukan operasi penggantian kelamin atau seorang transgender, maka Alvina berpesan agar tetap memperlakukannya seperti manusia lain yang memiliki hak asasi.

"Masyarakat juga bisa membantu mengarahkan transgender untuk datang kepada tenaga profesional bila ia mengalami kebingungan tentang kondisi dirinya," tutup Alvina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Olok-olokan, Lucinta Luna Menyesal Jadi Artis

Jadi Olok-olokan, Lucinta Luna Menyesal Jadi Artis

Entertainment | Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:25 WIB

Lucinta Luna Depresi dan Kaki Bengkak, Efek Berhenti Minum Obat Penenang?

Lucinta Luna Depresi dan Kaki Bengkak, Efek Berhenti Minum Obat Penenang?

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:55 WIB

Miris, Lucinta Luna Pakai Narkoba Karena Tak Kuat Dibully Netizen

Miris, Lucinta Luna Pakai Narkoba Karena Tak Kuat Dibully Netizen

Entertainment | Kamis, 13 Februari 2020 | 17:52 WIB

Terkini

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

×