Belajar dari Adinia Wirasti, Jangan Percaya Mitos tentang Donor Kornea Ini!

Jum'at, 14 Februari 2020 | 18:40 WIB
Belajar dari Adinia Wirasti, Jangan Percaya Mitos tentang Donor Kornea Ini!
Ilustrasi kornea mata sehat (Shutterstock)

Suara.com - Aktris cantik Adinia Wirasti telah ditunjuk sebagai duta untuk kampanye 'Help Them to See' oleh Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ). Ia pun membagikan rasa bahagianya melalui unggahan di Instagram pada Rabu (12/2/2020).

"Officially a donor and part of Lions Eye Bank Jakarta Family. Dalam keseharian saya yang bergerak di bidang seni peran dan visualisasi, saya tergerak untuk menyuarakan kebutuhan mereka yang memiliki kelainan kornea untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik," tulisnya.

Tugas utama Adinia adalah mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi pendonor kornea demi mengubah kualitas hidup orang yang membutuhkan menjadi lebih baik.

Berdasarkan laman Bank Mata Indonesia, jumlah pendonor mata di Indonesia memang masih jauh lebih sedikit daripada jumlah kornea mata yang dibutuhkan.

Adinia Wirasti menjadi calon donor kornea (Instagram/adiniawrst)
Adinia Wirasti menjadi calon donor kornea (Instagram/adiniawrst)

"Saat ini Indonesia banyak menerima kornea donor dari Srilanka, India, Belanda maupun Amerika Serikat," tulis Bank Mata Indonesia di situs webnya.

Bank Mata Indonesia pun mencatat bahwa hingga kini masih ada mitos yang dipercaya masyarakat tentang donor mata atau donor kornea.

1. Donor dilakukan saat masih hidup

Sebenarnya, donor kornea dilakukan saat calon pendonor sudah meninggal. Bank Mata Indonesia tidak menerima donor dari orang yang masih hidup. Seluruh proses pendonoran pun tidak dipungut biaya apapun.

2. Seluruh bola mata didonorkan

Tidak, bagian yang akan didonorkan hanyalah kornea, yaitu lapisan bening di bagian terluar mata.

Baca Juga: Aktris Adinia Wirasti jadi Calon Pendonor Kornea Mata, Apa Saja Syaratnya?

Setelah calon pendonor meninggal dan apabila telah terdaftar di calon donor mata, ahli waris harus memberitahukan pihak Bank Mata Indonesia kurang dari 6 jam.

Setelah itu, pihak Bank Mata Indonesia akan mengirimkan petugas untuk melakukan operasi kecil pengambilan kornea di tempat jenazah dibaringkan. Operasi kecil dilakukan kurang dari 15 menit.

3. Orang bermata minus/positif/silinder tidak boleh mendonorkan mata

Boleh, sebab yang didonorkan adalah kornea, bukan lensa mata. Oleh karena itu, selama kornea masih dalam keadaan baik atau tidak terlalu rusak, kornea mata anda dapat didonorkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI