Kenali 4 Jenis Bintik Putih yang Umum Muncul di Wajah Secara Tiba-tiba!

Irwan Febri Rialdi | Rosiana Chozanah
Kenali 4 Jenis Bintik Putih yang Umum Muncul di Wajah Secara Tiba-tiba!
Ilustrasi bintik putih milia di hidung (Shutterstock)

Bintik putih dapat dihasilkan dari depigmentasi, atau kehilangan warna. Jika dibiarkan, bintik ini dapat menyebabkan iritasi, terutama jika muncul di wajah.

Suara.com - Pernahkah Anda memerhatikan adanya bintik putih pada wajah yang muncul secara tiba-tiba? Dilansir Health Site, bintik-bintik dapat terjadi ketika protein kulit atau sel-sel mati terperangkap di bawah permukaan kulit.

Bintik ini juga didapat hasil dari depigmentasi atau kehilangan warna. Jika dibiarkan, bintik ini dapat menyebabkan iritasi, terutama jika muncul di wajah.

Meski begitu, bintik ini umumnya tak perlu dikhawatirkan dan kondisi ini juga tidak menyebabkan gejala utama.

Namun, jika merasa terganggu, Anda perlu memeriksakannya ke dokter kulit untuk memahami penyebabnya dan menemukan cara terbaik untuk mengobatinya.

Berikut beberapa jenis bintik putih yang muncul di wajah.

1. Pityriasis Alba

Ini adalah sejenis eksim yang menyebabkan bercak-bercak lebar kecil pada kulit yang berubah warna.

Penyebab pasti dari kondisi ini tidak diketahui, tetapi mungkin karena paparan sinar matahari atau ragi (jamur) yang menyebabkan hipopigmentasi.

Pityriasis alba sering hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Namun, Anda dapat mengoleskan pelembab dan steroid topikal seperti hidrokortison untuk mengurangi rasa gatal atau kemerahan.

Ilustrasi milia (Pexels)
Ilustrasi milia (Pexels)

2. Milia

Ini adalah benjolan kecil, keras, dan berwarna putih susu. Umumnya ini terjadi pada bayi, akan tetapi orang dewasa juga bisa memilikinya.

Milia biasanya muncul di sekitar mata, pipi, dan hidung. Itu terjadi ketika keratin, protein yang membentuk lapisan luar kulit terperangkap di bawah kulit.

Kondisi ini biasanya sembuh sendiri tanpa pengobatan dalam beberapa minggu. Perawatan lain oleh dokter kulit dapat mencakup ekstraksi keratin, krim retinoid, dan mikrodermabrasi atau pengelupasan asam.

3. Vitiligo

Ini adalah kelainan kulit yang disebabkan oleh hilangnya pigmen (melanin) di kulit. Pada awalnya, bercak ini dapat terjadi dalam ukuran kecil dan secara bertahap menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Vitiligo terbentuk ketika antibodi yang menghancurkan melanin diproduksi di dalam tubuh. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh genetik.

Perawatan untuk kondisi ini termasuk menggunakan krim topikal, terapi sinar ultraviolet, obat oral, hingga
pencangkokan kulit.

Banyak dokter yang menyarankan penderita vitiligo untuk menggunakan tabir surya karena sinar matahari langsung akan menyebabkan kerusakan dan membakar kulit.

Ilustrasi wajah merona. (Shutterstock)
Ilustrasi bintik putih di wajah (Shutterstock)

4. Hipomelanosis Guttata Idiopatica (Bintik Matahari)

Seperti namanya, bintik ini disebabkan oleh paparan sinar UV dalam jangka panjang.

Menggunakan tabir surya adalah cara terbaik untuk mencegah kondisi kulit ini. Pilihan lain termasuk steroid topikal untuk mengurangi peradangan kulit dan retinoid untuk merangsang pertumbuhan sel dan hiperpigmentasi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS