Agar Tinggi Badan Anak Optimal, Ajak Ia Lakukan 5 Kegiatan Ini

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 17 Februari 2020 | 17:30 WIB
Agar Tinggi Badan Anak Optimal, Ajak Ia Lakukan 5 Kegiatan Ini
Tinggi badan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Tinggi badan anak memang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik. Tapi, ternyata itu bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi. Bagi Anda orangtua yang tidak tinggi, jangan khawatir. Tinggi badan anak Anda masih bisa dioptimalkan dengan faktor-faktor eksternal lainnya, misalnya diet, olahraga, dan aktivitas lainnya.

Anak-anak cenderung tumbuh tinggi dengan kecepatan yang cukup stabil, sekitar 6 hingga 7 sentimeter setiap tahunnya. Demikian dikutip dari laman Kids Health.

Tapi, itupun bukan angka mutlak, karena ada faktor lain yang harus Anda pertimbangkan, seperti yang disebutkan di atas.

Dan buat Anda para orangtua yang penasaran seberapa tinggi anak Anda kelak, Anda bisa mengajak mereka untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang dapat membantu meningkatkan tinggi badannya.

Apa saja? Ini dia, seperti dilansir dari Parenting Firstcry.

1. Berenang

Banyak ahli meyakini bahwa berenang dapat membantu memaksimalkan tinggi badan anak. Berenang akan melatih seluruh tubuh, yang membuat semua otot di dalam tubuh bekerja. Berenang juga dapat membantu memangkas kelebihan lemak di tubuhnya, yang membuat anak lebih sehat secara keseluruhan.

2. Yoga

Gerakan yoga yang banyak memerlukan gerakan peregangan sepenuhnya, seperti Surya Namaskar dan Chakrasana, sangat ideal membantu anak-anak tumbuh tinggi. Pastikan anak melakukan latihan pernapasan sederhana sebelum memulai latihan gerakan yoga.

3. Stretching

Tanpa harus terpaku pada gerakan yoga, Anda bisa mengajak anak melakukan gerakan stretching atau peregangan, yaitu berdiri dengan punggung menempel ke dinding dan regangkan otot-otot di kakinya secara bersamaan. Gerakan ini dapat membantu memperpanjang tulang belakang dan juga memperbaiki postur tubuh anak. Stretching bisa dilakukan dengan mudah kapan saja dan di mana saja.

4. Bergelantungan

Di playground, Anda mungkin suka menemukan tiang untuk bergelantungan atau yang disebut monkey bar. Biarkan anak bermain dengan tiang ini. Saat bergelantungan, bagian tulang belakang anak akan menjadi lebih lurus dan sesuai dengan posisinya, sehingga mencegah postur tubuh anak jadi membungkuk. Apakagi kalau selama bergelantungan, anak melakukan gerakan pull up atau menarik tubuh ke atas.

5. Lompat tali

Anak-anak suka melompat, meloncat, dan berlarian ke sana dan kemari. Ajak ia melakukan lompat tali, permainan yang populer dan digemari anak-anak. Gerakan melompat berulang-ulang dapat membuat tubuh meregang sehingga memicu otot dan tulangnya untuk bekerja maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggi Badan Bisa Ungkap Risiko Penyakit Berbahaya, Begini Caranya

Tinggi Badan Bisa Ungkap Risiko Penyakit Berbahaya, Begini Caranya

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 11:25 WIB

Coba 4 Gerakan Yoga Ini, Bikin Badan Tambah Tinggi Loh!

Coba 4 Gerakan Yoga Ini, Bikin Badan Tambah Tinggi Loh!

Health | Kamis, 14 November 2019 | 03:00 WIB

Unik, Restoran Ini Bakal Kasih Daging Gratis ke Tamu Bertubuh Pendek

Unik, Restoran Ini Bakal Kasih Daging Gratis ke Tamu Bertubuh Pendek

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB