Kenali Tanda Awal Serangan Jantung, Penyebab Ashraf Sinclair Meninggal

Dany Garjito | Rosiana Chozanah
Kenali Tanda Awal Serangan Jantung, Penyebab Ashraf Sinclair Meninggal
Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair dan putranya, Noah Sinclair saat berlibur ke Australia. [Instagram]

Serangan jantung menyerang secara tiba-tiba, tetapi lainnya memiliki tanda dan gejala peringatan beberapa jam, hari atau minggu sebelumnya.

Suara.com - Kabar duka tengah menyelimuti keluarga penyanyi Bunga Citra Lestari. Suaminya, Ashraf Sinclair dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (18/2/2020) akibat serangan jantung.

Kabar ini dikonfirmasi oleh manager BCL. Doddy, melalui sebuah pesan singkat.

"Benar (meninggal dunia). Serangan jantung," kata Doddy dihubungi wartawan.

Ashraf Sinclair diketahui meninggal sekitar pukul 04.00 WIB di MMC Kuningan, Jakarta Selatan.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Penyumbatan ini paling sering merupakan penumpukan lemak, kolesterol dan zat-zat lain, yang membentuk plak di arteri.

Plak akhirnya pecah dan membentuk gumpalan. Aliran darah yang terganggu dapat merusak atau menghancurkan bagian dari otot jantung, menurut Mayo Clinic.

Sebenarnya tidak semua orang yang mengalami serangan jantung memiliki gejala yang sama atau memiliki tingkat keparahan gejala yang sama. Beberapa orang tidak memiliki gejala, tapi bagi yang lain, tanda pertama mungkin serangan jantung mendadak.

Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)

Beberapa serangan jantung menyerang secara tiba-tiba, tetapi banyak orang memiliki tanda dan gejala peringatan beberapa jam, hari atau minggu sebelumnya.

Peringatan paling awal mungkin adalah nyeri atau tekanan dada berulang (angina) yang dipicu oleh aktivitas dan berkurang dengan istirahat. Angina disebabkan oleh penurunan sementara aliran darah ke jantung.

Heart.org melaporkan, jika seseorang merasakan beberapa masalah di bawah ini, sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter:

- Ketidaknyamanan di dada. Sebagian besar serangan jantung melibatkan ketidaknyamanan di bagian tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit atau mungkin hilang dan kemudian kembali. Ini bisa terasa seperti tekanan yang tidak nyaman, meremas, kenyang atau sakit.
- Ketidaknyamanan di area lain dari tubuh bagian atas. Gejalanya bisa berupa rasa sakit atau tidak nyaman pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang atau perut.
- Sesak napas. Ini dapat terjadi dengan atau tanpa ketidaknyamanan dada.
- Tanda-tanda lainnya. Tanda-tanda lain yang mungkin termasuk berkeringat dingin, mual atau pusing.

Seperti halnya pria, gejala serangan jantung wanita yang paling umum adalah nyeri dada (angina) atau ketidaknyamanan. Tetapi perempuan agak lebih mungkin mengalami gejala-gejala umum lainnya daripada laki-laki, terutama sesak napas, mual atau muntah, dan sakit punggung atau rahang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS