Agar Tak Tergerus Zaman, Kilala Tilaar Usulkan Jamu Jadi Mata Kuliah

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 20 Februari 2020 | 14:03 WIB
Agar Tak Tergerus Zaman, Kilala Tilaar Usulkan Jamu Jadi Mata Kuliah
Kilala Tilaar. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Jamu diakui sebagai warisan nenek moyang Indonesia. Sebagai negara yang kaya akan berbagai macam tumbuhan obat atau fitofarmaka, masyarakat Indonesia tak asing lagi dengan pengobatan herbal, terutama jamu.

Meski begitu, pelestarian jamu ternyata tak cukup hanya dengan mengenalkannya dari generasi ke generasi. Pengusaha sekaligus anak pemilik produk kosmetik dan jamu Martha Tilaar, Kilala Tilaar, mengatakan pelestarian jenis jamu obat herbal atau fitofarmaka perlu adanya dukungan dari dokter.

"Untuk fitofarmaka menjadi sukses, karena biayanya mahal, perlu endorsement dari dokter. Sekarang, sudah banyak dokter mau terima jamu, tapi belum banyak," kata Kilala ketika ditemui usai acara Bursa Hilirisasi Industri Herbal Indonesia 2020 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Namun diakui Kilala, tidak mudah untuk bisa ber-partner dengan dokter. Karenanya, ia mengusulkan agar materi terkait jamu sebaiknya diajarkan di perguruan tinggi.

Ia mencontohkan seperti yang terjadi di China, di mana selama beberapa semester calon dokter harus mendalami obat-obatan tradisional negaranya sendiri.

"Sehingga jadi satu, bukan terpisah lagi antara obat sintetis dan herbal. Kalau generasi muda sudah mulai menerima jamu sejak mereka kuliah, maka industri akan jauh lebih pesat berkembang. Lebih maju kalau lebih banyak orang mengenal dan melakukan research lebih baik. Kalau sekarang fitofarmaka sudah mahal, rugi. Makanya perlu endorsement dokter. Makanya kalau mau, dibangun dari sistem pendidikan," ucap Kilala.

Namun Kilala pun mengakui bahwa tak mudah untuk mewujudkan rencana tersebut. Perlu adanya dukungan dan kerjasama dari pemerintah.

"Tapi memang harus gerak cepat. Karena jamu harus kita lestarikan. Ini warisan nenek moyang. Memang harus kita dalami dan buktikan secara scientific," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Obat Herbal Asli Indonesia Mendunia, BPOM: Peneliti Harus Dimudahkan

Agar Obat Herbal Asli Indonesia Mendunia, BPOM: Peneliti Harus Dimudahkan

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 19:00 WIB

Ussy Sulistiawaty Minum Jamu 4 Gelas sebelum Hamil, Apa Saja Khasiatnya?

Ussy Sulistiawaty Minum Jamu 4 Gelas sebelum Hamil, Apa Saja Khasiatnya?

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 15:36 WIB

Pemerintah Kembangkan Wisata Kebugaran dan Jamu Asli Indonesia, Kayak Apa?

Pemerintah Kembangkan Wisata Kebugaran dan Jamu Asli Indonesia, Kayak Apa?

Health | Selasa, 19 November 2019 | 19:34 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×