Keseringan Sunbeds Berujung Kanker, Wanita Ini Kehilangan Satu Telinga

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 22 Februari 2020 | 16:40 WIB
Keseringan Sunbeds Berujung Kanker, Wanita Ini Kehilangan Satu Telinga
Ilustrasi telinga (shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita 44 tahun asal Bolton menderita kanker kulit melanoma karena penggunaan sunbeds. Akibat penyakit ini, wanita bernama Anthea Smith harus merelakan telinganya.

Mulanya, Anthea Smith menderita melanoma akibat penggunaan sunbeds sejak usia 14 tahun. Pertama kali, ia melihat ada titik merah aneh di telinga luarnya pada 2010 silam.

Anthea pun sempat memeriksakan bintik merah itu ke dokter. Tetapi, dokter justru menduga bintik merah di kulit Anthea sebagai kutil.

Setelah 5 tahun, Anthea pun dirujuk oleh dokter kulitnya ke ahli bedah plastik karena memiliki tanda-tanda aneh di telinganya. Saat itu, bintik merah yang semula dikira kutil sudah berubah menghitam dan coklat.

Dokter bedah lantas melakukan biopsi darurat dan mendiagnosis Anthea dengan stadium 3C melanoma pada bulan Juli 2015.

Akibatnya, Anthea harus menjalani operasi darurat untuk mengangkat melanomanya. Sehingga Anthea harus rela kehilangan satu telinganya, kelenjar getah bening, tragus, kelenjar ludah dan tulang temporal.

Ilustrasi operasi telinga. (Shutterstock)
Ilustrasi operasi telinga. (Shutterstock)

Anthea pun merasa seperti alien setelah menjalani operasi melanoma pertama. Karena, operasi itu membuatnya memiliki lubang terbuka di sisi kepalanya.

Sementara, prosedur kedua memakan waktu 13 jam dengan mengangkat telinga bagian dalam dan tengah. Lalu dokter mengambil kulitnya dari kaki kanan dan pinggul untuk menutupi lukanya.

Sehingga, Anthea harus menjadi tunarungu sejak berusia 44 tahun karena kehilangan satu telinga. Kondisi menyedihkan yang dialami oleh Anthea ini, semuanya bermula dari penggunaan sunbeds.

"Saya sangat terobsesi memiliki kulit yang coklat. Jadi, saya memilih sunbeds untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat," kata Anthea dikutip dari Mirror.

Perlu diketahui, kanker kulit melanoma adalah kanker paling umum kelima di Inggris. Kanker kulit ini disebabkan oleh sel-sel kulit yang dibiarkan berkembang secara tidak normal, biasanya disebabkan oleh sinar UV.

Adapun tanda melanoma yang paling umum adalah munculnya tahi lalat baru atau perubahan tahi lalat yang sudah ada. Tahi lalat yang lebih besar biasanya terasa gatal hingga berdarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Alami Telinga Berdengung? Waspada Neuroma Akustik

Kerap Alami Telinga Berdengung? Waspada Neuroma Akustik

Health | Selasa, 11 Februari 2020 | 17:05 WIB

Awalnya Infeksi Telinga Biasa, Pria Ini Ternyata Alami Infeksi Langka

Awalnya Infeksi Telinga Biasa, Pria Ini Ternyata Alami Infeksi Langka

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 07:00 WIB

Akibat Dicium Penderita Flu, Telinga Balita 4 Tahun Melepuh dan Berdarah

Akibat Dicium Penderita Flu, Telinga Balita 4 Tahun Melepuh dan Berdarah

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 13:31 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB