Akibat Dicium Penderita Flu, Telinga Balita 4 Tahun Melepuh dan Berdarah

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 28 Januari 2020 | 13:31 WIB
Akibat Dicium Penderita Flu, Telinga Balita 4 Tahun Melepuh dan Berdarah
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Orangtua pasti berusaha menjaga anaknya agar tak jatuh sakit. Seperti Lauren Redfern, seorang ibu 31 asal Inggris tahun yang memeringatkan orangtua lainnya agar tak membiarkan anaknya dipeluk dan dicium sembarang orang.

Lauren Redfern memeringatkan hal itu setelah merasa bersalah tak bisa menjaga anaknya yang berusia 4 tahun. Karena, anaknya menderita virus herpes yang menyerang telinganya.

Ia pun menceritakan awal mula anak balitanya menderita virus herpes simpleks (HSV) ketika seseorang yang menderita flu mencium anaknya saat baru lahir. Hal itu membuat telinga anaknya bengkak dan melepuh.

"Ini kondisi telinga anakku karena dicium oleh orang yang sedang sakit flu. Saya hanya ingin menunjukkan kepada orang-orang betapa berbahaya virus herpes simplek. Kondisi anak saya lebih buruk daripada yang terlihat," kata Lauren dikutip dari The Sun.

Ilustrasi Bayi Prematur. (Shutterstock)
Ilustrasi Bayi sakit (Shutterstock)

Akibatnya, anaknya harus menjalani perawatan di rumah sakit selama 4 hari dan diberi antibiotik melalui infus. Karena telinga anaknya merasa terlihat seperti terbakar, melepuh dan berdarah akibat herpes simpleks.

Bahkan dokter mengatakan bahwa anaknya akan memiliki virus HSV selama sisa hidup. Gejalanya pun akan terus menyala ketika sistem kekebalan tubuh melemah serta kelelahan.

"Dia mengalami rasa sakit yang parah untuk bayi. Apalagi herpesnya seperti terbakar, lecet, berdarah dan dia terus menangis," ujarnya.

Lauren mengatakan bahwa anaknya sampai kesulitan berbaring akibat kondisinya. Apalagi dokter memberi tahu kalau anakku akan memiliki penyakit ini sepanjang hidupnya. Penyakit ini seperti sepsis yang akan memburuk ketika dia kelelahan," jelas Lauren.

Karena itu, Lauren meminta semua orang agar tak sembarangan menyentuh, memeluk dan mencium bayi baru lahir, terutama jika seseorang sedang sakit.

baca juga

"Penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian pada bayi yang baru lahir. Bayiku harus menderita penyakit ini selama sisa hidupnya," tuturnya.

Lauren bercerita anaknya adalah sosok yang cukup aktif dan senang bermain. Ia baru menyadari anaknya menderita herpes simpleks ketika berusia 6 bulan.

Saat itu terasa memilukan melihat anaknya kesakitan. Apalagi anaknya harus mengalami kesakitan akibat penyakit itu setiap dua hingga tiga kali setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Dicium Orang Asing, Bayi 1 Tahun Tertular Virus Herpes

Akibat Dicium Orang Asing, Bayi 1 Tahun Tertular Virus Herpes

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:10 WIB

5 Fakta Seputar Herpes Yang Jarang Diungkap oleh Dokter

5 Fakta Seputar Herpes Yang Jarang Diungkap oleh Dokter

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 11:21 WIB

Hati-hati Jika Terkena Herpes Genital, Sekali Tertular Maka Tidak Sembuh

Hati-hati Jika Terkena Herpes Genital, Sekali Tertular Maka Tidak Sembuh

Health | Rabu, 22 Mei 2019 | 18:35 WIB

Terkini

Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun

Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun

Jatim | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK

Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun

Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas

Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?

Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan

Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya

Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto

Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY

Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY

Jogja | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:30 WIB

×