Viral Pernyataan KPAI, Seberapa Lama Sperma Hidup di Luar Tubuh Pria?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 23 Februari 2020 | 12:57 WIB
Viral Pernyataan KPAI, Seberapa Lama Sperma Hidup di Luar Tubuh Pria?
Ilustrasi sperma (Shutterstock)

Suara.com - Pemberitaan mengenai perempuan dapat hamil saat berenang bersama pria yang awalnya dilontarkan oleh Siti Hikmawati, komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), seketika menjadi perbincangan warganet, sejak Sabtu (22/2/2020) malam.

Dalam pernyataannya, Hikma menyebut bahwa kehamilan yang terjadi akibat berenang bersama laki-laki adalah contoh dari kehamilan tidak langsung.

Penyataan ini sekeita menjadi kontroversi di kalangan publik.

American Pregnancy Association menyebut bahwa kecil kemungkinan sperma dapat melakukan perjalanan melalui area air yang luas di kolam, bak mandi, atau pemandian air panas untuk mencapai vagina dan menyebabkan kehamilan.

"Jika ejakulasi terjadi dalam air hangat biasa, sperma bisa bertahan selama beberapa menit. Jika ejakulasi terjadi di dalam air yang sangat panas, atau air yang diisi dengan bahan kimia kolam, gelembung atau zat lain, sperma tidak akan mampu bertahan lebih dari beberapa detik," lapornya.

Ilustrasi sperma (Shutterstock)

Dilansir Medical News Today, peneliti mengasumsi bahwa kehamilan hanya bisa terjadi ketika sperma secara langsung bersentuhan dengan vagina.

Berapa lama sperma hidup?

- Di dalam rahim

baca juga

Sperma hanya akan bertahan lama di dalam tubuh wanita, dalam kondisi lembap dan hangat sperma dapat bertahan hidup sampai lima hari.

"Ini biasanya terjadi ketika ada cukup cairan serviks atau lendir untuk memberi sperma nutrisi, yang lebih dekat dengan ovulasi," lapor situs kesehatan ibu, Cure Joy.

"Tapi, dalam kasus yang sangat jarang, jika mereka berakhir di tempat yang tepat, seperti saluran tuba, mereka dapat hidup selama 7 hari."

Periksa mulut untuk cegah kanker mulut dengan SaMuRi. (Shutterstock)
Periksa mulut (Shutterstock)

- Di dalam mulut

Dilansir Melmagazine, secara teori mungkin saja sperma dapat hidup di dalam mulut karena bagian dalam mulut adalah lingkungan ideal bagi sperma untuk bertahan hidup, yaitu hangat dan basah.

"Jika Anda berbicara tentang ilmu di baliknya, suhu mulut lebih hangat daripada di luar tubuh," Brian Steixner, seorang ahli urologi dan direktur Institute of Men's Health di Jersey Urology Group.

"Secara teori, 100 persen masuk akal bahwa sperma dari seks oral di mulut seseorang bisa hidup sehari setelahnya, atau dua hari kemudian," sambungnya.

- Di kulit

Menurut ahli urologi bersertifikat Jamin Brahmbhatt, sperma hanya dapat bertahan hidup di luar tubuh selama beberapa menit. Tetapi waktu bertahan hidup itu sangat bervariasi tergantung pada permukaan atau lingkungan tempat ia hidup.

Menurut Health Central , sperma yang dekat dengan vagina dapat hidup hingga 20 menit.

Pada dasarnya sperma akan mati dalam beberapa menit pertama, atau begitu sperma mengering, kata Brahmbhatt

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susur Sungai SMPN 1 Turi Berujung Maut, KPAI: Pihak Sekolah Harus Diperiksa

Susur Sungai SMPN 1 Turi Berujung Maut, KPAI: Pihak Sekolah Harus Diperiksa

News | Minggu, 23 Februari 2020 | 06:13 WIB

Hamil Karena Berenang Sekolam dengan Pria, KPAI Jadi Bulan-bulanan Warganet

Hamil Karena Berenang Sekolam dengan Pria, KPAI Jadi Bulan-bulanan Warganet

Tekno | Sabtu, 22 Februari 2020 | 22:32 WIB

Ketua KPAI Usut Berita Berenang Sekolam dengan Lelaki Bisa Bikin Hamil

Ketua KPAI Usut Berita Berenang Sekolam dengan Lelaki Bisa Bikin Hamil

Tekno | Sabtu, 22 Februari 2020 | 20:57 WIB

Alami Komplikasi Kehamilan, Kaki dan Tangan Wanita Ini Harus Diamputasi

Alami Komplikasi Kehamilan, Kaki dan Tangan Wanita Ini Harus Diamputasi

Health | Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×