Alami Komplikasi Kehamilan, Kaki dan Tangan Wanita Ini Harus Diamputasi

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:30 WIB
Alami Komplikasi Kehamilan, Kaki dan Tangan Wanita Ini Harus Diamputasi
Ilustrasi ibu hamil (shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita asal Texas kehilangan kedua kaki dan sebagian tangan kirinya setelah mengalami komplikasi kehamilan. Akibatnya, wanita itu terinfeksi sepsis yang berdampak pada kaki dan tangannya.

Mulanya, wanita bernama Callie Colwick (30) ini menyadari sedang hamil anak kedua dari suaminya, Kevin pada November 2016 silam. Tetapi, Callie mulai mengalami pendarahan hebat setelah 15 minggu kehamilannya.

Callie lantas memberi tahu bahwa pendarahannya mengacu pada tanda-tanda komplikasi kehamilan. Kondisi ini terjadi ketika plasenta tumbuh terlalu dalam ke dinding rahim.

Pada kehamilan yang sehat, biasanya plasenta terlepas dari dinding rahim setelah melahirkan. Sedangkan orang dengan plasenta akreta, sebagian atau seluruh plasenta akan tetap melekat. Kondisi itulah yang menyebabkan ibu hamil kehilangan banyak darah setelah melahirkan.

Selain pendarah vagina yang parah, kondisi ini juga bisa menyebabkan kelahiran prematur. Sebagian besar wanita hamil dengan plasenta akreta memerlukan persalinan caesar, lalu mereka harus menjalani histerektomi.

Ilustrasi ibu hamil (shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil (shutterstock)

Dalam kasus ini, Callie dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya. Dokter juga memberi tahu bahwa Callie mungkin harus melahirkan anak sewaktu-waktu dan kemungkinan tidak akan selamat.

"Dokter menempatkanku di ruangan yang banyak wanita melahirkan dan bayi-bayi menangis. Lalu dokter memberi tahu bahwa anak-anak kami tidak akan selamat dan kami hanya menunggu untuk melahirkan," katanya dikutip dari Fox News.

Saat itu bagaikan minggu-minggu yang paling mengerikan bagi Callie. Sampai akhirnya, Callie mendapatkan induksi dan anaknya terlahir dalam kondisi mati.

"Saya mulai tidak sadar setelah anakku lahir mati. Saya tidak responsif, mataku berputar ke atas dan rasanya seperti terbakar. Saya mengalami demam tinggi sampai mereka membungkus badanku dengan es," jelasnya.

baca juga

Callie juga mengalami pendaraha rahim sehingga dokter perlu memompanya. Setelah itu, Callie mengalami syok septik di rahimnya yang mengakibatkan infeksi menyebar ke seluruh tubuhnya.

"Sepsis ini mematikan ginjal dan paru-paru saya," ujarnya.

Dua bulan kemudian, jaringan kedua kaki dan sebagian tangan kiri Callie pun mulai rusak karena sepsis. Karena tak ada pilihan lain, dokter pun mengamputasi kedua kaki serta jari telunjuknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukupi Gizi Selama Kehamilan dengan Konsumsi 5 Minuman Sehat Ini, Moms!

Cukupi Gizi Selama Kehamilan dengan Konsumsi 5 Minuman Sehat Ini, Moms!

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 10:44 WIB

3 Top Kesehatan: Corona Tidak Menular ke Janin, Asupan Makanan untuk Hamil

3 Top Kesehatan: Corona Tidak Menular ke Janin, Asupan Makanan untuk Hamil

Health | Minggu, 16 Februari 2020 | 19:30 WIB

Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 08:55 WIB

Terkini

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:03 WIB

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:01 WIB

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:58 WIB

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:57 WIB

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Bekaci | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

×