Hits Kesehatan: Pasien Covid-19 Termuda, ABK World Dream Dijemput

Vania Rossa

Rabu, 26 Februari 2020 | 10:30 WIB
Hits Kesehatan: Pasien Covid-19 Termuda, ABK World Dream Dijemput
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Seorang bayi perempuan berusia 17 hari dinyatakan positif terinfeksi virus corona covid-19 di sebuah Rumah Sakit Anak-anak di Wuhan. Gejala yang dialaminya tidak begitu parah, sehingga dokter memutuskan tak memberinya antibiotik, dan membiarkan sistem kekebalan tubuhnya bekerja mengusir virus ini. Dan ternyata, bayi itu pun sembuh tanpa perawatan.

Berita dari dalam negeri, hari ini, Rabu (26/2/2020), pemerintah akan menjemput 188 WNI yang menjadi ABK di kapal pesiar World Dream. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah lebih memfokuskan penjemputan para ABK di kapal pesiar World Dream daripada Diamond Princess. Kenapa?

1. Bayi 17 Hari jadi Pasien Corona Covid-19 Termuda, Sembuh Tanpa Perawatan!

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Beberapa waktu yang lalu terdengar kabar bahwa pasien infeksi virus corona baru atau covid-19 termuda adalah bayi berusia 30 jam setelah dilahirkan.

Kali ini, seorang bayi perempuan berusia 17 hari dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru di sebuah Rumah Sakit Anak-anak di Wuhan.

Baca selengkapnya

2. Menkes Terawan Ungkap Alasan ABK World Dream Dijemput Lebih Dulu, Kenapa?

Ilustrasi Menkes Terawan melawan virus Corona Covid-19. (Dok. Ilustrasi Suara.com oleh Iqbal)
Ilustrasi Menkes Terawan melawan virus Corona Covid-19. (Dok. Ilustrasi Suara.com oleh Iqbal)

Menkes Terawan Ungkap Alasan ABK World Dream Dijemput Lebih Dulu, Kenapa?

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah lebih memfokuskan penjemputan 188 WNI di kapal pesiar World Dream daripada Diamond Princess.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Pakar Prediksi Wabah Corona Covid-19 Akan Usai pada Mei 2020

Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Wabah virus corona Covid-19 masih terus terjadi, tercatat hingga Selasa (25/2/2020) angka infeksi mencapai 80.148 kasus, ditambah kematian mencapai 2.701 jiwa. Di samping angka infeksi yang masih terus bertambah, peneliti sekaligus epidemiolog Universitas Indonesia, dr. Syahrizal Syarif, MPH, PhD, memprediksi wabah virus yang disebut-sebut berasal dari kelelawar ini akan usai pada Mei 2020 mendatang. Benarkah?

Perhitungan dilakukan Syarif sejak otoritas China mengkarantina kota Wuhan, Provinsi Hubei, sejak 25 Januari 2020 lalu. Sejak itu Syarif menghitung waktu karantina 1 kali masa inkubasi, yakni 14 hari, atau paling lama 2 kali masa inkubasi yaitu 28 hari.

Baca selengkapnya

4. Makan Putih Telur Baik untuk Tekanan Darah Tinggi, Ini Alasannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Tembus 2.764 Jiwa, 80.997 Terinfeksi

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Tembus 2.764 Jiwa, 80.997 Terinfeksi

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 10:00 WIB

Besok, Pemerintah Akan Observasi ABK di Kapal World Dream

Besok, Pemerintah Akan Observasi ABK di Kapal World Dream

Health | Selasa, 25 Februari 2020 | 19:02 WIB

Wabah Corona Covid-19 Diprediksi Usai Mei 2020, Benarkah?

Wabah Corona Covid-19 Diprediksi Usai Mei 2020, Benarkah?

Video | Rabu, 26 Februari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×