WHO Menaikkan Tingkat Ancaman Covid-19 Menjadi 'Sangat Tinggi'

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 29 Februari 2020 | 08:34 WIB
WHO Menaikkan Tingkat Ancaman Covid-19 Menjadi 'Sangat Tinggi'
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada hari Jumat (29/02/2020) bahwa risiko virus corona baru atau Covid-19 sekarang 'sangat tinggi' di seluruh dunia.

Dilansir dari Daily Mail, dari 195 negara di dunia, setidaknya 53 telah melaporkan kasus virus corona atau Covid-19, yang kini telah membuat lebih dari 83.000 orang sakit di seluruh dunia dan menewaskan hampir 2.900 orang.

Badan internasional tersebut tidak menyerah untuk mengatasi virus, tetapi sangat prihatin dengan penyebaran infeksi yang cepat seperti Italia, meskipun sistem kesehatannya berkembang dengan baik.

Pejabat WHO memeringatkan warga global yang berusia di atas 65 tahun atau memiliki kondisi kesehatan yang berisiko terkena Covid-19, untuk menghindari tempat-tempat ramai.

Moody's Analytics Friday memperkirakan bahwa risiko pandemi coronavirus global kini berlipat ganda, menjadi 40 persen. Namun WHO terus menolak untuk memberi label Covid-19 sebagai pandemi, yakni epidemik penyakit yang menyebar di wilayah yang luas, benua, atau bahkan di seluruh dunia.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

Dirjen WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengemukakan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di luar China telah mendorong sejumlah media dan politisi mendesak pendeklarasian istilah pandemi.

Tapi menurutnya, menggunakan kata pandemi secara sembarangan tidak mendatangkan manfaat nyata, justru akan menimbulkan risiko nyata dalam hal memperbesar ketakutan dan stigma tidak perlu dan tidak bisa dibenarkan, dan melumpuhkan sistem.

Meski demikian, WHO mengatakan bahwa di beberapa tempat mereka mulai mengubah strategi dari penahanan ke mitigasi.

Dengan kata lain, tidak ada gunanya menghentikan penyebarannya di tempat-tempat seperti China. Sekarang saatnya untuk mencoba mengelola serangan infeksi dengan lebih baik lewat memperkuat rumah sakit dan memajukan upaya penelitian untuk vaksin dan perawatan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Virus Corona, Garuda Tunda Angkutan Jamaah Umrah

Khawatir Virus Corona, Garuda Tunda Angkutan Jamaah Umrah

Bisnis | Sabtu, 29 Februari 2020 | 05:20 WIB

Deteksi Corona Covid-19 Cuma Boleh di Balitbangkes Apa Kata Menkes Terawan?

Deteksi Corona Covid-19 Cuma Boleh di Balitbangkes Apa Kata Menkes Terawan?

Health | Sabtu, 29 Februari 2020 | 05:25 WIB

Lapar dan Takut, Warga Wuhan: Mau Makan, tapi Makanannya Busuk

Lapar dan Takut, Warga Wuhan: Mau Makan, tapi Makanannya Busuk

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 07:10 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×