Jangan Loyo, 8 Makanan Sehat Ini Bisa Bangkitkan Semangatmu Lagi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 02 Maret 2020 | 16:33 WIB
Jangan Loyo, 8 Makanan Sehat Ini Bisa Bangkitkan Semangatmu Lagi
ILustrasi Makanan Pembangkit Semangat. (Shutterstock)

Suara.com - Saat sedang tak bersemangat, makanan terkadang menjadi salah satu pilihan untuk mengembalikan mood menjadi lebih baik, terutama makanan manis. Tapi, kandungan gula yang tinggi tentu bisa jadi masalah buat kesehatan.

Baru-baru ini, melansir dari Healthline, penelitian tentang hubungan antara nutrisi dan kesehatan mental telah muncul. Namun, penting untuk dicatat bahwa suasana hati dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti stres, lingkungan, kurang tidur, genetik, hingga kekurangan gizi.

Nah, buat kamu yang selama ini mengandalkan makanan sebagai mood booster, kamu bisa kok memilih makanan sehat yang tidak tinggi gula. Seperti 8 makanan di bawah ini yang dipercaya bisa meningkatkan semangat.

1. Ikan berlemak

Asam lemak omega-3 adalah sekelompok lemak esensial yang perlu dikonsumsi karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri. Ikan berlemak seperti salmon dan tuna kaya akan dua jenis omega-3, yakni asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) - yang terkait dengan tingkat depresi yang lebih rendah.

Meskipun tidak ada dosis standar, kebanyakan ahli setuju bahwa kebanyakan orang dewasa harus mendapatkan setidaknya 250-500 mg EPA dan DHA kombinasi per hari.

2. Dark chocolate

Ilustrasi makan cokelat gelap (dark chocolate). (Shutterstock)
Ilustrasi makan cokelat gelap (dark chocolate). (Shutterstock)

Gula dapat meningkatkan suasana hati karena merupakan sumber bahan bakar cepat untuk otak. Selain itu, ia dapat melepaskan kaskade senyawa perasaan-baik, seperti kafein, theobromin, dan N-acylethanolamine - suatu zat yang secara kimia mirip dengan cannabinoid yang telah dikaitkan dengan peningkatan suasana hati.

Namun, beberapa ahli memperdebatkan apakah cokelat mengandung cukup banyak senyawa ini untuk memicu respons secara psikologis.

baca juga

Karena cokelat susu mengandung bahan-bahan tambahan seperti gula dan lemak, sebaiknya memilih cokelat hitam. Karena lebih rendah gula. Cokelat hitam juga kaya akan senyawa yang dapat meningkatkan zat kimia rasa-enak di otak Anda.

3. Makanan fermentasi

Makanan fermentasi meliputi kimchi, yogurt, kefir, kombucha, dan asinan kubis, dapat meningkatkan kesehatan dan suasana hati usus. Proses fermentasi memungkinkan bakteri hidup berkembang dalam makanan yang kemudian dapat mengubah gula menjadi alkohol dan asam.

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua makanan fermentasi merupakan sumber probiotik yang signifikan, seperti bir, beberapa roti, dan anggur.

Selain itu, mikrobioma usus berperan dalam kesehatan otak. Penelitian mulai menunjukkan hubungan antara bakteri usus sehat dan tingkat depresi yang lebih rendah.

Namun, masih banyak penelitian yang diperlukan untuk membuktikan bagaimana probiotik dapat mengatur suasana hati. Karena hingga 90 persen dari serotonin tubuh diproduksi di usus.

4. Pisang

Ilustrasi kulit pisang. (Pixabay)
Ilustrasi pisang. (Pixabay)

Pisang dapat membantu mengatasi kerutan. Pisang kaya akan vitamin B6 yang membantu mensintesis neurotransmiter yang baik seperti dopamin dan serotonin.

Satu pisang besar seberat 136 gram hanya mengandung 16 gram gula dan 3,5 gram serat. Jika dikonsumsi, memungkinkan kadar gula darah akan stabil dan bisa mengontrol suasana hati yang lebih baik. Kadar gula darah yang terlalu rendah dapat menyebabkan iritabilitas dan perubahan suasana hati.

Pisang termasuk sumber gula alami, vitamin B6, dan serat prebiotik yang bekerja sama untuk menjaga kadar gula darah dan suasana hati tetap stabil.

5. Oat

Oat adalah gandum utuh yang bisa membuatmu tetap bersemangat sepanjang pagi. Kamu dapat menikmatinya dalam berbagai bentuk, seperti gandum, oatmeal, muesli, dan granola.

Oat mengandung sumber serat yang sangat baik. Serat membantu memperlambat pencernaan karbohidratmu, memungkinkan pelepasan gula secara bertahap ke dalam aliran darah untuk menjaga tingkat energi tetap stabil.

6. Berry

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Berry mengandung berbagai antioksidan dan senyawa fenolik yang berperan dalam memerangi stres oksidatif.

Berry sangat tinggi anthocyanin, pigmen yang menimbulkan warna biru keunguan pada buah. Satu studi mengaitkan bahwa diet kaya anthocyanin berisiko 39 persen lebih rendah mengalami gejala depresi.

7. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung protein nabati, lemak sehat, dan serat yang tinggi.

Selain itu, mereka menyediakan tryptophan, asam amino yang memproduksi serotonin dan bisa meningkatkan suasana hati. Kacang almond, kacang mete, kacang tanah, dan kacang kenari, serta biji labu, wijen, dan bunga matahari, adalah sumber yang sangat baik.

Kacang-kacangan dan biji-bijian tertentu kaya triptofan, seng, dan selenium, yang dapat mendukung fungsi otak dan menurunkan risiko depresi.

8. Kopi

Ini yang bikin mata melek selama bekerja
Ini yang bikin mata melek selama bekerja

Kopi adalah minuman paling populer di dunia. Kandungan kafein dalam kopi bisa mencegah secara alami senyawa adenosin yang menyebabkan kelelahan.

Kopi menyediakan banyak senyawa, termasuk kafein dan asam klorogenik, yang dapat meningkatkan suasana hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuk, Pilih Makanan Sehat Agar Terhindar dari Penyakit Kronis

Yuk, Pilih Makanan Sehat Agar Terhindar dari Penyakit Kronis

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 17:08 WIB

Jangan Mengonsumsi Makanan yang Sama Setiap Hari, Ini 5 Bahayanya!

Jangan Mengonsumsi Makanan yang Sama Setiap Hari, Ini 5 Bahayanya!

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 15:57 WIB

Deretan Makanan Pencegah Kanker, Salah Satunya Bawang Putih

Deretan Makanan Pencegah Kanker, Salah Satunya Bawang Putih

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×